History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kasus Positif Terinfeksi COVID-19 Usai Masa Karantina, Chen Shih-chung: PMA Wajib Skrining Lagi

  • 10 December, 2020
  • 鄭蕙玲
Kasus Positif Terinfeksi COVID-19 Usai Masa Karantina, Chen Shih-chung: PMA Wajib Skrining Lagi
Komandan CECC, Chen Shih-chung

(Taiwan, ROC)  Baru-baru ini, ada sebagian kasus terinfeksi COVID-19 setelah masa karantina selesai kemudiaan melakukan pemeriksaan kesehatan dengan biaya sendiri, Komandan Pusat Komando Pencegahan Epidemi (CECC) Chen Shih-chung pada hari Kamis ini (10/12) menyampaikan, hingga saat ini belum bisa mengembangbiakkan virus, juga menandakan tidak ada penularan, kemarin CECC mengumumkan dimulai hari ini pekerja migran setelah menjalani masa karantina wajib diperiksa, terkait apakah tindakan ini akan diperluas hingga ke warga asing, masih perlu mengamati berapa banyak kasus positif terinfeksi.

Belakangan ini terus terjadi kasus terinfeksi COVID-19, yang sebelumnya dilaporkan negatif dan selama masa karantina 14 hari tidak menunjukkan gejala sakit, tetapi setelah masa karantina dan diperiksa ulang dan dinyatakan positif terinfeksi, pada tanggal 9 Desember ada penambahan 2 kasus dari luar negeri, juga dilaporkan setelah selesai masa karantina dan melakukan pemeriksaan kesehatan yang dibayar sendiri baru diketahui positif terinfeksi, ada pakar yang menyarankan dalam situasi angka terinfeksi semakin bertambah sebaiknya setiap warga asing setelah menjalani masa karantina wajib melakukan skrining pemeriksaan lagi.

Komandan CECC sekaligus menteri MOHW Chen Shih-chung pada pagi hari kamis ini (10/12) hadir dalam siding komite kesehatan dan kesejahteraan lingkungan Yuan Legislatif menyampaikan, pada tanggal 9 Desember CECC telah mengumumkan semua pekerja migran seusai masa karantina wajib melakukan skrining ulang, mengenai warga asing yang masuk ke Taiwan, masih mengamati berapa banyak kasus terinfeksi.

Chen Shih-chung mengatakan, “Pihak kami akan memantau lagi, akan mempertimbangkan banyak tidaknya kasus ini, yang terpenting adalah pihak kami untuk risiko tinggi tertentu baru kami mengadopsi cara ini, terutama karena setelah masa karantina melakukan pemeriksaan ulang hasilnya positif, hingga saat ini kami tidak dapat mengembangbiakkan virus.”

Mengenai ada saran dari pakar, untuk cycle threshold(Ct) value dari 35 dinaikkan menjadi 40, memperluas cakupan, dan menurut Chen Shih-chung bahwa menghargai saran dari pakar, tetapi sementara ini ditilik dari data ilmiah, kasus dengan nilai Ct lebih dari 32 belum dapat mengembangbiakkan virus, kasus terinfeksi local hanya ada 1 kasus dengan nilai Ct lebih dari 32 dan dapat mengembangbiakkan virus, maka terkait dengan hal ini belum ada perencanaan untuk menaikkan nilai Ct.

Selain itu, baru-baru ini Inggris telah memulai vaksinasi COVID-19, ada sebagian kelompok masyarakat setelah vaksinasi menderita alergi. Chen Shih-chung mengatakan, pihaknya akan memantau laporan reaksi tidak baik setelah suntikan vaksin dan purna jual vaksin di pasar, meminta para ahli untuk menganalisa baru memutuskan metode vaksinasi apa yang sesuai untuk diadopsi Taiwan.

Komentar

Terbarumore