History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai Ing-wen: Memperkuat Jalinan Kemitraan Taiwan, AS dan Jepang.

  • 08 December, 2020
  • 尤繼富
Presiden Tsai Ing-wen: Memperkuat Jalinan Kemitraan Taiwan, AS dan Jepang.
Presiden Tsai Ing-wen: Memperkuat Jalinan Kemitraan Taiwan, AS dan Jepang.

(Taiwan, ROC) --- “2020 Taiwan-US-Japan Trilateral Indo-Pasific Security Dialoque” digelar oleh The Prospect Foundation pada tanggal 8 Desember 2020. Acara ini juga turut dihadiri secara virtual oleh Kurt Campbell, yang pernah menjabat sebagai Asisten Menlu AS untuk Asia Timur dan Pasifik di masa pemerintahan Barack Obama. Acara ini pun dibuka dengan mendengarkan pidato yang dibacakan langsung oleh Presiden Tsai Ing-wen.

Seluruh hadirin pun mendengarkan dengan khidmat pidato yang disampaikan oleh Kurt Campbell, perihal tren kebijakan yang akan diusung oleh Presiden AS berikutnya, yakni Joe Biden.

Dalam pidatonya, Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan, umat manusia harus menghadapi kesulitan akibat wabah COVID-19 yang belum pernah ada sebelumnya. Di samping itu, ekonomi dunia juga terus merosot, yang memaksa seluruh warga global untuk mengubah tatanan hidup mereka.

Pada saat yang sama, beberapa peristiwa besar juga terjadi pada tahun ini, meliputi gerakan memperjuangkan nilai demokrasi di Hong Kong dan pemilu Amerika Serikat.

Hal-hal tersebut tentu akan memiliki dampak signifikan terhadap situasi geopolitik regional, misal dengan penangkapan dan memenjarakan tiga tokoh pro-demokrasi Hong Kong, yang telah menjadi peringatan serius bagi warga dunia.

“Kita sudah seharusnya kembali membuat keputusan yang besar, yaitu mempertahankan nilai demokrasi atau tunduk terhadap ancaman otoritarianisme.”

Kepala Negara menjelaskan berbagai ancaman yang harus dihadapi, baik konvensional maupun non-konvensional. Setiap tahunnya, Taiwan harus dibayang-bayangi ancaman militer, yang kian hari kian mencemaskan.

Oleh karena itu, Presiden Tsai Ing-wen secara khusus menyoroti pentingnya “Kerangka Kerja Sama dan Pelatihan” (GCTF), dan berharap hubungan ketiga negara (Taiwan, AS dan Jepang) dapat terjalin kian erat, guna menghadapi tantangan kawasan regional dan global.

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Saya yakin mekanisme kerangka GCTF akan menjadi induk di sektor kerja sama regional, terutama untuk menghadapi masalah keamanan non-konvensional yang merongrong negara-negara di kawasan Indo Pasifik. Dengan semangat profesionalismenya, Taiwan dan negara sehaluan mampu merespons tantangan di masa mendatang.”

Kepala Negara menekankan, jika dibutuhkan, maka Taiwan siap membantu negara lainnya. Datangnya pandemi virus korona, telah mengajarkan kita akan pentingnya sikap saling bahu-membahu.

Tidak menutup kemungkinan bagi warga dunia untuk kembali berhadapan dengan epidemi lainnya di masa mendatang. Terlepas dari sulitnya tantangan yang menanti di hadapan mata, Taiwan akan senantiasa menjadi mitra terpercaya komunitas internasional

Komentar

Terbarumore