History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Masa Karantina Diperpendek? Chen Shih-chung: Mempertahankan Kesehatan Taiwan Lebih Utama

  • 19 November, 2020
  • 鄭蕙玲
Masa Karantina Diperpendek? Chen Shih-chung: Mempertahankan Kesehatan Taiwan Lebih Utama
Menkes Chen Shih-chung

(Taiwan, ROC) Menjelang perayaan imlek, tidak sedikit pengusaha Taiwan perantau yang mengajukan permohonan bantuan, mengharapkan agar dapat mengurangi jumlah hari karantina 14 hari. Sehubungan dengan hal ini, Komandan CECC Chen Shih-chung pada hari Kamis (19/11) mengatakan, virus penyakit juga tidak ikut libur pada saat perayaan, jika ada lintas manusia dalam jumlah besar maka hal ini menjadi suatu ancaman, maka untuk masa karantina tetap diberlakukan selama 14 hari, mengimbau agar pengusaha Taiwan bisa menjadwalkan lebih awal untuk kembali ke tanah air.

Mendapat pengaruh dari pandemi COVID-19, pada tahun ini pengusaha Taiwan perantau yang akan kembali pada perayaan imlek, dalam beberapa hari terakhir ini pengusaha Taiwan perantau mengajukan permintaan kepada Dewan Urusan Daratan Tiongkok(MAC) mengharapkan agar dapat membentuk program khusus untuk perantauan Tionghoa yang akan mudik, dan masa karantina semula 14 hari diperpendek menjadi 3-7 hari.

Komandan CECC Chen Shih-chung pada hari Kamis ini (19/11) saat wawancara menyampaikan, MAC telah berkomunikasi dengan pihak pengusaha Taiwan, tetapi penyakit tidak mengenal hari libur, jika masa karantina diperpendek, siapakah yang akan bertanggungjawab? Chen mengklarifikasikan, pengusaha Taiwan sekembalinya ke Taiwan tidak perlu dikarantina di hotel karantina, sama halnya dengan semua orang, merekapun dapat dikarantina di rumah sendiri. Chen mengatakan, “Seluruh dunia sama, tidak hanya untuk pengusaha Taiwan, bagi yang pulang dari AS, Eropa akan diperlakukan sama, kami anggap ini sebagai penanganan kasus musim gugur-dingin, agak sedikit susah, semua juga memiliki harapan, dikarenakan arus manusia dalam jumlah besar di masa pandemi menjadi suatu ancaman, pihak kami wajib menjaga kebersihan Taiwan, maka ada hal yang dikorbankan, ada sebagian kebebasan orang-orang yang dikorbankan, dan sangat berterima kasih atas kerjasama dari semua pihak.”

Berkaitan dengan pencegahan pandemi pada masa perayaan imlek, Chen mengemukakan, sementara ini menetapkan beberapa arahan utama untuk pencegahan pandemi musim gugur-dingin, mencakup bagi mereka yang ingin masuk ke Taiwan, 3 hari sebelumnya wajib melaporkan pemeriksaan kesehatan negatif terinfeksi COVID-19, mengenakan masker serta memperketat pemeriksaan skrining. Chen menekankan, bagi pemegang hasil laporan pemeriksaan yang dinyatakan negatif, belum tentu menandakan yang bersangkutan tidak terinfeksi, ini hanya menandakan pada saat pemeriksaan jumlah virus sangat rendah, lagipula untuk perubahan dalam waktu 2 hari tidak kentara, ini cukup berisiko, jika ada masa karantina selama 14 hari di rumah, maka bagi pengusaha Taiwan perantau yang akan pulang ke Taiwan untuk perayaan imlek sebaiknya dijadwalkan lebih awal.

Selain itu, berkaitan dengan perkembangan produksi domestik vaksin COVID-19, Chen mengatakan, ia beranggapan pertengahan tahun depan pasti bisa mendapat suntikan vaksin, hanya saja tergantung pada pihak masing-masing ingin mendapatkan vaksin atau tidak. Chen menekankan, di masa mendatang akan semakin banyak penyakit, berdasarkan pada isu strategi keamanan nasional, Taiwan pasti berkemampuan untuk mengembangkan dan memproduksi vaksin sendiri.

Komentar

Terbarumore