History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

“TaiwanCanHelp” di Alun-Alun Depan Istana Bangsa-Bangsa

  • 13 November, 2020
  • 陳柏萇
“TaiwanCanHelp” di Alun-Alun Depan Istana Bangsa-Bangsa
TaiwanCanHelp前進萬國宮前廣場 多國大使支持

(Taiwan, ROC) Selama berlangsungnya kembali Sidang Majelis Kesehatan (WHA), Kantor Perwakilan ROC di Jenewa mendirikan tulisan yang besar “TaiwanCanHelp” di depan alun-alun depan Istana Bangsa-Bangsa (Palais des Nations). Duta besar Amerika Serikat, Eswatini, dan negara lain mengambil foto bersama untuk mendukung partisipasi Taiwan dalam WHA.

WHA akan melanjutkan pertemuannya melalui video di Jenewa, mulai tanggal 9 - 14 November. Kantor Perwakilan ROC di Jenewa belakangan ini juga gencar berkampanye iklan. Selain meluncurkan iklan berjalan, mereka juga mendirikan kotak tiga dimensi besar yang bertuliskan "Taiwan Dapat Membantu" (Taiwan Can Help) di alun-alun depan "Istana Bangsa-Bangsa" di Jenewa, pada hari pertama dimulainya kembali sidang WHA pada tanggal 9 November yang lalu.

Kantor Perwakilan ROC di Jenewa pada tanggal 12 November juga mengunggah video di platform Facebook, dengan judul “Beruang Hitam Formosa di Jenewa”, yang menggunakan boneka Beruang Hitam Formosa Taiwan sebagai tokoh untuk memperkenalkan video tersebut. Baru-baru ini juga terlihat ada banyak orang yang berfoto bersama dengan tulisan TaiwanCanHelp tersebut. Di dalam video itu juga mengucapkan rasa terima kasih kepada duta besar dari Eswatini, Honduras, Haiti, Guatemala, Kepulauan Marshall, Nauru, Paraguay dan Amerika Serikat serta duta besar lainnya untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa, yang bersedia meluangkan waktunya menuju ke lokasi, di sela-sela kesibukan berlangsungnya sidang WHA,  menggunakan tindakan untuk mendukung partisipasi Taiwan di Majelis Kesehatan Dunia.

Kantor Perwakilan ROC di Jenewa mengundang semua orang untuk bersama-sama membagikan dan meninggalkan pesan, sehingga dunia dapat melihat tekad Taiwan untuk berpartisipasi dalam pertemuan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Komentar

Terbarumore