(Taiwan, ROC) --- Sidang Majelis Kesehatan Dunia WHA untuk tahun 2020 dilanjutkan kembali pada tanggal 9 November 2020 kemarin. Dan karena tekanan dari pihak RRT (Republik Rakyat Tiongkok), membuat Taiwan kembali tidak diundang dalam pertemuan akbar tersebut.
Namun demikian, Duta Besar AS untuk PBB di Jenewa - Andrew Bremberg mengatakan, bahwa WHA tidak sepatutnya mempolitisi urusan kesehatan dunia, dan Sekjen WHO sudah seharusnya mengundang Taiwan untuk hadir dalam pertemuan kemarin.
Melalui tayangan video, Andrew Bremberg memperlihatkan dukungannya atas partisipasi Taiwan. Ia menekankan, Amerika Serikat telah sedari dahulu mendukung agar Taiwan disertakan dalam WHO dan Sidang Majelis Kesehatan WHA.
Ia menambahkan, sebagai sosok pembela demokrasi dan penolong yang murah hati, Taiwan adalah mitra penting dalam menghadapi tantangan epidemi yang hingga hari ini belum menemukan titik terang.
AS percaya, kontribusi Taiwan dalam WHO akan banyak membantu mitra internasional.
Andrew Bremberg menyampaikan, protokol kesehatan yang diterapkan Taiwan telah berhasil melindungi 23 juta warganya. Di samping itu, Taiwan juga telah memberikan bantuan ilmiah atau teknis kepada dunia luar dan menyumbangkan peralatan medis kepada mereka yang membutuhkan. Hal-hal di atas disinyalir telah memberikan manfaat luar biasa bagi kesehatan global.
Prosedur pengendalian epidemi yang digalakkan Taiwan dapat memberikan pengalaman berharga, yang dapat dimanfaatkan oleh komunitas internasional. Tetapi ironinya, 23 juta warga Taiwan dikesampingkan oleh WHO, yang mana dapat menghambat dunia luar memanfaatkan keahlian yang dimiliki Taiwan.
Andrew Bremberg menuturkan, di tengah kecamuk COVID-19 saat ini, Amerika Serikat meminta kepada WHO untuk mengundang Taiwan berpartisipasi dalam Sidang WHA dengan status pengamat dan diikutsertakan dalam setiap kerangka kerja WHO. Hal ini dirasa juga sudah sejalan dengan komitmen WHO dalam memprioritaskan manfaat kesehatan bagi seluruh warga dunia.
Ia pun meminta kepada WHO untuk mengizinkan pakar kesehatan dan pencegahan epidemi Taiwan untuk terlibat dalam pertemuan teknis terkait, tanpa dibatasi embel-embel tertentu.
Di lain pihak, anggota Kongres AS dari Partai Republik - Ted Yoho menekankan, langkah pencegahan pandemi yang selama ini diterapkan dan melalui kontribusi yang diberikan, sekali lagi membuktikan bahwa Taiwan sangat diperlukan untuk memerangi epidemi.
Politisi Ted Yoho menyuitkan di akun twitter pribadinya, partisipasi Taiwan dalam kerangka kerja WHA sudah seharusnya tidak dipermasalahkan. Melalui langkah pencegahan epidemi yang selama ini diberlakukan, sekali lagi membuktikan bahwa partisipasi Taiwan sangat diperlukan untuk mencegah COVID-19 menyebar kian luas.
Desakan serupa juga diperlihatkan oleh Senator AS dari Partai Republik, Marco Rubio. Melalui akun twitter pribadinya, Marco Rubio mendesak WHO untuk mengizinkan Taiwan berpartisipasi dalam Sidang WHA.
Ia juga menyuitkan, di tengah datangnya gelombang kedua dari pandemi COVID-19 saat ini, Taiwan berhasil mempertahankan nol penularan domestik selama 200 hari terakhir. Beijing telah mengecualikan dan merampas keahlian Taiwan, yang mana dapat mengancam kesehatan global, #Taiwancanhelp.