History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Peternakan Musang Cerpelai di Barat Laut Denmark Diserang COVID-19 yang Bermutasi

  • 07 November, 2020
  • 譚雲福
Peternakan Musang Cerpelai di Barat Laut Denmark Diserang COVID-19 yang Bermutasi
Peternakan Musang Cerpelai di Barat Laut Denmark Diserang COVID-19 yang Bermutasi

        (Taiwan, ROC) – Belakangan ini tersebar berita ditemukan adanya kasus penularan virus COVID-19 bermutasi di peternakan musang cerpelai di Denmark, yang mana virus tersebut awalnya adalah virus yang menyerang manusia. Perdana Menteri Denmark pada hari Kamis tanggal 5 November waktu setempat telah memberlakukan isolasi kota khusus di kawasan barat laut Denmark, dengan jumlah total populasi setempat sebanyak 280 ribuan orang.

        Media AFP memberitakan bahwa pihak Kopenhagen telah mengeluarkan signal peringatan, selain itu dengan adanya kemampuan bermutasi pada virus, maka dikhawatirkan akan memberikan pengaruh terhadap kemampuan vaksin dalam mengatasi serangan virus di kedepannya.

        Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, dalam jumpa pers menyebutkan, “Sejak malam mini, diimbau secara tegas untuk masyarakat yang tinggal di kawasan Jutland dan 7 lainnya, dapat tetap berada di dalam rumah, guna menghindari merebaknya penularan pandemi yang ada.”

        Selain itu, dirinya juga memutuskan larangan bagi warga lainnya untuk melakukan kunjungan ke kawasan yang disebutkan, sementara untuk bisnis bar dan restoran setempat juga diminta untuk menghentikan pengoperasiannya.

        Saat Mette Frederiksen menyebutkan isolasi kota, ia menambahkan bahwa dirinya berharap seluruh masyarakat dapat melakukan suatu dobrakan besar, agar pandemi kali ini dapat segera tertangani, karena saat ini dunia tengah memantau perkembangan Denmark.

        Selain aktivitas setempat, seluruh sarana transportasi, termasuk bus umum dan kereta api juga dilarang masuk ke dalam kawasan tersebut.

        Denmark merupakan negara pengekspor musang cerpelai terbesar di dunia, namun belakangan diketahui jika ada penularan virus COVID-19 yang telah bermutasi pada peternakan musang cerpelai. Pemerintah setempat juga mengeksekusi untuk memusnahkan seluruh musang yang ada di 1.080 peternakan, dengan jumlah mencapai angka sekitar 15 hingga 17 juta ekor, sehingga hal ini turut memicu perhatian dunia internasional.

        Untuk saat ini, diketahui ada 12 orang yang tertular COVID-19 yang bermutasi, dan 11 di antaranya berada di dalam kawasan yang diisolasi tersebut.

Komentar

Terbarumore