(Taiwan, ROC) -- Negara-negara sahabat di Benua Afrika yang memberikan dukungan bagi Taiwan membentuk “Formosa Club” dengan negara anggota Eswatini, Afrika Selatan, Somaliland dan lainnya, Kementerian Luar Negeri hari rabu (04 November) menyampaikan, negara-negara ini memuji Taiwan sebagai mercusuar demokrasi dan bersedia bersama Taiwan berupaya melindungi kebebasan demokrasi dunia, selin itu juga mendukung Taiwan berpartisipasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) dan organisasi internasional lainnya. Kementerian Luar Negeri menyampaikan terima kasih dan menyambut uluran tangan mereka, dan yakin dengan adanya platform lintas negara, menyatukan kekuatan negara sahabat Taiwan yang juga menjadi bantuan penting bagi program untuk benua Afrika.
181 anggota kongres dari 29 negara di Benua Afrika pada tanggal 3 November dalam rapat yang dilakukan secara virtual membentuk “Formosa Club”, bersama-sama dengan nilai demokrasi, kebebasan, politik, dan hak asasi manusia mengaungkan semangat “Formosa Club”, bersamaan dengan itu juga menyampaikan dukungannya bagi Taiwan untuk dapat berpartisipasi dalam organisasi internasional termasuk WHO.
Juru bicara Kemenlu, Joanne Ou mengatakan, “Kemenlu yakin dengan terbentuknya platform lintas negara ini dapat menyatukan kekuatan negara-negara sahabat Taiwan, juga merupakan bantuan penting dalam tatanan program bantuan Afrika kita. Pemerintah dan rakyat Taiwan menyambut negara-negara yang memiliki kesepahaman hampir serupa untuk bersama Taiwan memperdalam kualitas kerja sama dan perashabatan, memperkokoh hubungan kemitraan dan integrasi.”
Menteri Luar Negeri, Joseph Wu dalam video kata sambutannya menyampaikan, kita semua mendapatkan sebuah pelajaran dari pandemi COVID-19 yaitu tidak ada satu negarapun yang bisa terlepas dari pandemi, Taiwan dengan jumlah penduduk 23 juta jiwa ditolak WHO, sehingga hak untuk mendapat bantuan yang sangat dibutuhkan Taiwan terampah, bahkan menghilangkan kesempatan bagi Taiwan untuk berinvestasi dalam jaringan global. Namun Taiwan bersedia untuk berbagi sumber daya pencegahan pandemi, informasi dan pengalamannya pada negara lain dan menyerukan pada semua agar dapat memberikan dukungan bagi Taiwan.