History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Penambahan 4 Kasus Baru COVID-19 di Taiwan

  • 03 November, 2020
  • 尤繼富
Penambahan 4 Kasus Baru COVID-19 di Taiwan
Penambahan 4 Kasus Baru COVID-19 di Taiwan

(Taiwan, ROC) --- Dalam konferensi pers yang digelar hari ini (3/11), Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) menyampaikan 4 kasus baru COVID-19 (kasus 565 hingga 568). Seluruh kasus baru yang didaftarkan hari ini, merupakan kasus penularan yang terjadi di luar Taiwan; masing-masing adalah Prancis, Inggris, Jerman dan Filipina.

Kasus ke 565 adalah warga Taiwan yang berusia 20 tahun (laki-laki) yang tiba di Taiwan pada tanggal 1 November lalu. Dirinya berangkat ke Prancis untuk menempuh studinya pada bulan Agustus silam.

Dirinya mengujar, sempat menderita gejala-gejala seperti sakit tenggorokan, pilek dan batuk pada pertengahan bulan Oktober. Dirinya mulai kehilangan indra penciuman pada akhir bulan Oktober.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di Bandara Taiwan, kasus ke 565 akhirnya didiagnosis positif COVID-19 pada hari ini (3/11). CECC juga telah melakukan tracing kepada pihak yang sempat melakukan kontak langsung dengan kasus ke 565. Diyakini ada 24 orang yang sempat berinteraksi dengannya. Mereka semua kini juga telah diminta untuk menjalankan prosedur isolasi secara mandiri.

Kasus ke 566 adalah warga Taiwan yang berusia 20 tahun-an (perempuan) yang baru kembali dari Inggris pada tanggal 1 November kemarin. Dirinya berangkat ke Inggris untuk melanjutkan studinya pada bulan Agustus 2020.

Berdasarkan hasil skrining di bandara Taiwan, dirinya pun dipastikan positif terpapar virus korona pada hari ini. CECC juga telah melakukan tracing kepada pihak yang sempat melakukan kontak langsung dengan kasus ke 566. Diyakini ada 26 orang yang sempat berinteraksi dengannya. Mereka semua telah diminta untuk menjalankan prosedur isolasi secara mandiri.

CECC melanjutkan, kasus ke 567 adalah warga Taiwan yang baru kembali dari Jerman pada tanggal 1 November kemarin. Lelaki berusia 10 tahun-an tersebut berangkat ke Jerman untuk melanjutkan studinya pada bulan Oktober lalu.

Pada tanggal 31 Oktober, dirinya mengaku sempat mengalami gejala seperti pilek. Setelah mendarat di Taiwan, dirinya segera menjalankan proses isolasi secara mandiri. Dan selama beberapa hari terakhir ini, dirinya mengalami gejala seperti ruam otot, sakit kepala dan pilek. Setelah dilaporkan dan diperiksa oleh unit terkait, dirinya pun dipastikan menderita COVID-19.

Kasus ke 568 adalah warga Filipina yang datang ke Taiwan untuk menempuh pendidikan. Gadis berusia 10 tahun-an tersebut tiba di Taiwan pada tanggal 20 Oktober 2020. Dirinya dinyatakan positif tertular COVID-19 setelah menjalani prosedur pemeriksaan pada tanggal 2 November kemarin.

CECC juga telah melakukan tracing terhadap 17 orang lainnya, yang sempat berinteraksi dengan kasus 568.

Komentar

Terbarumore