(Taiwan, ROC) --- Menanggapi peristiwa serangan terorisme yang terjadi di jantung Kota Wina Austria, Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) telah menginstruksikan Kementerian Luar Negeri (MOFA) untuk memperhatikan kondisi warga Taiwan yang kini bermukim di sana.
Beliau juga meminta kepada pihak MOFA untuk segera memastikan dan memberikan bantuan maksimal kepada warga Taiwan yang membutuhkan.
Juru Bicara MOFA, Joanne Ou (歐將安)menyampaikan, hingga berita ini diturunkan tidak ada satu warga Taiwan yang kini bermukim di Austria terdampak insiden tersebut.
Kantor perwakilan ROC untuk Austria juga telah memberikan laporan mereka dan memastikan perkembangan situasi terkini yang terjadi Kota Wina
MOFA juga telah menginstruksikan pihak terkait untuk terus menjalin komunikasi dengan otoritas setempat. MOFA juga mengutuk keras aksi terorisme yang terjadi di Austria. MOFA menekankan, Taiwan bersedia memberikan bantuan kepada pihak Austria, jika dibutuhkan.
Joanne Ou mengatakan, “Otoritas kami akan berdasar pada semangat membela Hak Asasi Manusia, menentang aksi serangan terorisme yang terjadi. Kami mengutuk keras aksi kekerasan terorisme yang mencederai tubuh demokrasi dan melukai para warga. Kami selalu menekankan, bahwa seluruh perbedaan yang terjadi harus diselesaikan secara damai melalui dialog.”
Ketua Urusan Luar Negeri MOFA, Tseng Hou-jen (曾厚仁) telah menghubungi perwakilan Austria untuk ROC, yakni Roland Rudorfer. Atas nama warga Taiwan, Beliau juga telah menyampaikan belasungkawa atas insiden memilukan tersebut, terutama bagi keluarga korban.
Roland Rudorfer menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh otoritas Taiwan. Dirinya menambahkan akan segera memberitahukan pemerintah Austria dan terus memperbarui informasi terkini dengan pihak Taiwan.