(Taiwan, ROC) – Perdana Menteri Jerman Angela Merkel pada hari Kamis tanggal 29 Oktober waktu setempat menyampaikan bahwa program penyuntikan vaksin COVID-19 di dalam negeri akan mulai segera dijalankan, pemerintah sendiri juga telah memberlakukan berbagai persyaratan untuk dipenuhi sebelum disuntik. Angela Merkel mengingatkan bahwa memasuki musim dingin tahun ini, maka situasi pandemi COVID-19 akan menjadi lebih berat, namun tetap akan berakhir pada waktunya.
Hari Kamis tanggal 29 Oktober, Angela Merkel menyampaikan laporan 10 program pemerintah yang akan dilakukan per tahun depan di Parlemen Bundestag Jerman, yang bertujuan untuk dapat mengontrol jumlah pasien baru positif terinfeksi COVID-19 di dalam negeri. Dirinya juga mengingatkan bahwa musim dingin tahun ini akan dilewati dengan kondisi yang susah payah, tepatnya selama 4 bulan, namun tentu semua halangan yang ada tidak mungkin akan terus ada.
Angela Merkel per tanggal 28 Oktober telah mulai memberlakukan isolasi kota untuk beberapa kawasan, bahkan sekaligus mengungkapkan jika pandemi telah memberikan ancaman dalam keberadaan asas demokrasi yang diberlakukan. Angela Merkel memberikan argumen yang menguatkan pelaksanaan isolasi kawasan tertentu sebagai sebuah langkah baru pemerintah, sekaligus memberikan peringatan akan adanya unsur politisasi dan teori konspirasi akan menghancurkan hasil kerja keras penanggulangan pencegahan yang telah dijalankan.
Angela Merkel mengatakan, “Saya langsung menyebutan jika pembohongan, berita hoaks, teori konspirasi dan ujaran kebencian, tidak serta merta hanya merusak sistem perdebatan demokrasi, namun juga akan memberikan hantaman telak bagi kelanjutan upaya pencegahan pandemi yang ada.”
Angela Merkel menambahkan jika COVID-19 adalah sebuah kerakyatan yang palsu, berbahaya dan tidak bertanggung jawab. Untuk itu, hanya dengan persatuan dan transparansi informasi, barulah dapat benar-benar mengatasi kondisi pandemi yang dihadapi kali ini.