(Taiwan, ROC) – Belakangan ini kita mendengar kabar aktor atau orang terkenal yang meninggal karena pembuluh di otaknya pecah, hal ini menimbulkan kekhawatiran. Kementerian Sains dan Teknologi tanggal 28 Oktober mengemukakan, tim peneliti yang dipimpin oleh Profesor Hsiao Hao-ming dari Jurusan Teknik Mesin, Universitas Nasional Taiwan (NTU) telah berhasil mengembangkan teknologi inovatif "Stroke Fast Screening" yang pertama di dunia, hanya dalam waktu singkat 5 menit saja sudah dapat mengetahui risiko stroke dari orang yang dideteksi dengan ketepatan 90%, yang paling mengembirakan adalah biayanya hanya 10% dibandingkan mesin deteksi ultrasonografi arteri yang biasanya sekarang ini digunakan.
Universitas Nasional Taiwan dengan dukungan dari Kementerian Sains dan teknologi selama jangka panjang ini melakukan penelitian, ketua tim peneliti, prof Hsiao Hao-ming berhasil mengembangkan teknologi inovatif "Stroke Quick Screening" pertama di dunia. Dengan memeriksa tenosis arteri karotis yang merupakan salah satu indikator awal stroke suhu derajat stenosis akan menyebabkan perubahan hemodinamik, yang tercermin dalam denyut tubuh, melalui perhitungan AI dan teknologi lainnya, kita dapat melihat perbedaannya.
Hsiao Hao-ming mengatakan, “Perubahan hemodinamik ini pada pasien dan orang normal dapat memperlihatkan perbedaan karakteristik, perbedaan ini akan tercermin pada denyutan permukaan tubuh, jika kita dapat menganalisis denyut permukaan tubuh, maka bisa mendapati perbedaan antara pasien dan orang normal.
Dokter NTUH, Gao Xian-li mengemukakan, pada situasi normal, warnanya semua biru, tetapi apabila terlihat warna kuning – merah menandakan ada risiko stroke. Jika dibandingkan dengan pemeriksaan ultrasound arteri karotis profesional, biayanya hanya sepersepuluh, hanya sekitar 200 atau 300 dollar Taiwan saja dan tingkat akurasinya mencapai 90%.
Dokter NTUH, Gao Xian-li mengatakan, “Dibandingkan dengan pemeriksaan standar yang digunakan sekarang ini, tingkat ketepatannya mencapai 90%, untuk itu dapat digunakan sebagai pemeriksaan awal pada orang sehat atau gangguan awal kesehatan, sehingga dapat lebih awal mengetahui, tidak perlu menunggu sampai sakit atau situasi menjadi parah.
Hsiao Hao-ming menyampaikan, diharapkan peralatan sudah dapat diproduksi secara massal setelah mendapat sertifikat TFDA tahun depan atau dua tahun lagi, sehingga dapat digunakan di pusat kesehatan dan tempat pemeriksaan kesehatan di masa mendatang. Rencananya juga akan bekerja sama dengan jaringan apotek, klinik, dan toko obat, bahkan akan dipromosi ke masyarakat umum.