(Taiwan, ROC) – Badan Klimatologi Pusat atau CWB pada hari Kamis tanggal 22 Oktober menyampaikan bahwa taifun Saudel yang awalnya masih berupa taifun skala ringan akan berkembang menjadi skala menengah, dan masih berkemungkinan akan menguat dalam hitungan 24 jam ke depan, akan tetapi pengaruh yang dialami oleh Taiwan tidak akan mengalami perubahan. Merujuk pada curah hujan yang ada, maka akan mulai mengalami pengurangan pada tanggal 24 Oktober, sementara pada tanggal 25 dan 26 Oktober karena kondisi cuaca dipengaruhi oleh tiupan angin muson timur, maka akan terasa lebih dingin namun kering, dan suhu kota Taipei akan mencapai sekitar 19°C.
Pihak CWB menjelaskan kekuatan taifun Saudel kini telah mencapai skala menengah, dimana pada tanggal 22 Oktober lalu telah berada di posisi 17,2° lintang utara, 115,9° bujur timur, dengan kecepatan mencapai 5 km per jamnya, dan bergerak menuju barat ke barat laut. Untuk mata taifun sendiri memiliki kecepatan hingga 33 km per jamnya, namun juga sempat mendadak mencapai 43 meter per detiknya, dimana taifun level 7 memiliki diameter 120 km dan taifun level 10 memiliki diameter 50 km.
Pewarta cuaca Yeh Chih-chun 葉致均menyampaikan bahwa diprediksi taifun Saudel masih akan terus mengalami penguatan skala kecil pada masa 24 jam ke depan, baru kemudian secara perlahan melamban. Hingga saat ini, hasil pemantauan menunjukkan bahwa kondisi curah hujan dan hal yang diperkirakan sebelumnya tidak jauh berbeda, meskipun ada taufun Saudel mengalami penguatan, namun dampak pengaruh terhadap Taiwan tidak mengalami perubahan yang besar.
Yeh Chih-chun menjelaskan bahwa dalam beberapa hari ini akan turun hujan tropis, khususnya di wilayah Keelung dan pesisir setempat, kawasan timur laut, Yilan dan beberapa daerah pegunungan di Taipei. Sementara untuk wilayah sentral dan selatan Taiwan, hanya akan ada hujan singkat atau hanya dalam kondisi berawan, dan kandungan air dalam udara juga perlahan akan berkurang.
Yeh Chih-chun memaparkan seiring dengan adanya tiupan angin muson timur yang kering dan dingin, diprediksi suhu akan mengalami penurunan yang lebih signifikan pada subuh hari, khususnya untuk tanggal 24 dan 25 Oktober. Sementara untuk kondisi Taipei sendiri, akan mencatat angka 19°C, dan suhu baru perlahan akan menghangat pada tanggal 25 Oktober.
Selain itu, Yeh Chih-chun mengemukakan jika wilayah perairan di bagian timur Filipina, mulai terlihat adanya pergerakkan angin tropis, dan diprediksi akan bergerak ke arah barat dan mendekati Laut Selatan. Meskipun prediksi saat ini, jumlah kandungan air baru akan bertambah pada tanggal 28 dan 29 Oktober, khususnya di wilayah utara dan sebagian wilayah timur, disertai dengan hujan singkat, akan tetapi apakah tekanan angin tropis ini akan terus menguat atau tidak, dan apakah akan menyebabkan timbulnya taifun, masih harus dipantau lebih seksama.