(Taiwan, ROC) - Lebih dari 400 kilogram sampah dan 36 kilogram sampah yang dapat didaur ulang dibersihkan oleh sukarelawan di sebuah pantai di New Taipei pada hari Sabtu, yang diselenggarakan bersama oleh Administrasi Perlindungan Lingkungan (EPA) dan Kantor Perdagangan dan Ekonomi Eropa (EETO).
Dipimpin oleh Menteri EPA Chang Tzi-chin (張子敬) dan kepala EETO Filip Grzegorzewski, 200 relawan bergabung dalam upaya pembersihan di pantai Wanli, kata EPA dalam siaran pers.
Menurutnya, para relawan, termasuk staf EPA, EETO dan juga Kementerian Luar Negeri (MOFA) beserta keluarganya, mengumpulkan 404 kg sampah dan 36 kg bahan yang dapat didaur ulang, dalam upaya pembersihan bersama ketiga di Taiwan yang digelar bersama oleh EPA dan EETO untuk mengatasi masalah pencemaran plastik di laut.
Dalam postingan di halaman Facebook EETO, Grzegorzewski mengatakan bahwa Uni Eropa selalu bertekad untuk mempromosikan laut yang sehat dan berkelanjutan.
"Laut adalah sumber kehidupan, tempat lahir keanekaragaman hayati, dan berfungsi sebagai pengatur iklim," katanya.
Menurut EETO, setiap tahun dari September hingga November, UE memobilisasi delegasinya di seluruh dunia untuk mengatur kegiatan pembersihan pantai atau sungai.
Tahun lalu, lebih dari 40.000 relawan bergabung dengan sekitar 80 delegasi di seluruh dunia dalam upaya pembersihan tersebut. Tahun ini, karena pandemi Covid-19, hanya sekitar dua lusin tempat di dunia yang dapat mengadakan acara pembersihan secara fisik, salah satunya adalah Taiwan.