(Taiwan, ROC) – Hari Nasional juga merupakan hari lahirnya Republik Tiongkok. Upacara perayaan Hari Nasional ROC ke 109 digelar di depan Istana Kepresidenan. Sementara untuk jamuan kenegaraan digelar di Taipei Guest House yang dipersiapkan oleh Kementerian Luar Negeri atau MOFA. Akan tetapi karena kondisi pandemi COVID-19 masih belum berakhir, maka skala acara jamuan makan malam kenegaraan juga diperkecil. Jamuan ini akan dihadiri langsung oleh Presiden, Wakil Presiden, ke lima Kepala Instansi Yuan, pimpinan di seluruh kementerian, dan perwakilan dari setiap negara yang ada di Taiwan. Juru Bicara MOFA Joanne Ou menyampaikan karena kondisi pandemi, maka ada sebagian tamu undangan yang tidak bisa hadir langsung ke lokasi, mereka menggunakan video call, guna memberikan ucapan selamat kepada Taiwan. Pihak MOFA menjelaskan jika belakangan ini hasil kerja keras MOFA turut membuahkan hasil yang baik, yakni mendapatkan lebih banyak lagi dukungan dari negara lain, khususnya dari negara-negara yang memiliki kesepahaman yang serupa, yang mana ini merupakan sebuah dobrakan baru yang dicapai oleh MOFA.
Pihak Dewan Urusan Perantauan Tionghoa atau OCAC menyampaikan jika kegiatan perayaan Hari Nasional tahun ini dihadiri sekitar 1.300 Tionghoa perantauan yang berasal dari 48 negara di dunia, mayoritas adalah yang berasal dari kawasan Amerika Utara, yang mencapai sebanyak 694 orang, sementara yang lainnya berasal dari Namibia, Chili, Oman, Nigeria, Madagaskar, El Salvador.
Presiden Tsai Ing-wen dalam kata sambutannya juga menyampaikan jika Taiwan akan semakin aktif dalam ikut serta berpartisipasi dalam mengikuti berbagai kegiatan internasional, membangun jalinan baru dalam kawasan, tidak semata hanya untuk mempertahankan dan membantu mewujudkan kesejahteraan semua pihak, juga sekaligus dapat mendorong berbagai nilai-nilai yang membangun dan kebaikan kepada dunia. Kini seluruh dunia memberikan perhatian yang besar terhadap situasi kondisi di kawasan Hindia Pasifik, seta Selat Taiwan. Untuk itu Taiwan harus tetap menjaga konsisten akan prinsip yang dimiliki, memantapkan hati dalam menyelesaikan masalah antar selat, menciptakan kestabilan kawasan, yang mana semua ini adalah tanggung jawab seluruh warga masyarakat.