(Taiwan, ROC) Semula Taiwan dijadwalkan untuk berpartisipasi dalam pameran pariwisata internasional yang digelar oleh RRT, karena adanya perubahan nama oleh pihak penyelenggara, maka Kemenhub merasa dikerdilkan dan tidak ikut dalam pertukaran ini. Taiwan adalah salah satu anggota pendiri Pacific Asia Travel Association (PATA), pada tahun ini disponsori oleh Biro Kebudayaan, Penyiaran, Televisi, dan Pariwisata Leshan Provinsi Sichuan, oleh Kemenhub menggunakan nama “Taiwan Tourism Bureau” ikut serta dalam kegiatan ini, tetapi oleh panitia pelaksana malah mengubah nama ini menjadi “Taiwan Strait Tourism Association”(Asosiasi Pariwisata Selat Taiwan) maka Kemenhub memutuskan untuk tidak hadir. Jubir Yuan Eksekutif Ting Yi-ming(丁怡銘) pada hari Kamis ini (8/10) dalam konferensi pers menjelaskan, tidak dapat mengorbankan martabat bangsa, maka Yuan Eksekutif mendukung putusan yang diambil Kemenhub.
Jubir Yuan Eksekutif Ting Yi-ming mengatakan, “RRT memanfaatkan status tuan rumah menekan Taiwan, kami tidak akan mengorbankan martabat bangsa, dari pertimbangan kedua ini memilih untuk tidak menghadiri, Yuan Eksekutif mendukung sepenuhnya.”
PATA didirikan pada tahun 1951, adalah organisasi non-pemerintah internasional yang mempromosikan pariwisata di Asia-Pasifik, bermarkas di Bangkok, Thailand, Taiwan adalah salah satu anggota pendiri, kemudian mengadopsi metode Olimpiade, untuk nama keanggotaan Taiwan dalam PATA adalah PATA Chinese Taipei Chapter.
Tuan rumah penyelenggaraan travel fair PATA akan diatur secara bergilir, tahun ini dikarenakan pandemi COVID-19 maka menggelar pertemuan virtual pada tanggal 23-27 September, baik pelaku usaha maupun pembeli saling berinteraksi melalui platform online. Media memberitakan, semula Taiwan mendaftarkan diri dengan nama “Taiwan Tourism Bureau” karena diganti oleh RRT menjadi Taiwan Strait Tourism Association.
Wakil Direktur Biro Pariwisata Chou, Ting-chang(周廷彰) mengklarifikasikan pameran PATA tahun ini disponsori oleh Biro Kebudayaan, Radio, Televisi, dan Pariwisata Leshan Provinsi Sichuan, RRT
Tiongkok, mengubah nama Taiwan, Taiwan tidak menerima bahkan telah mengirimkan surat protes resmi yang ditandatangani langsung oleh Direktur Biro Pariwisata Taiwan, Chang Shi-chung(張錫聰) tetapi tidak digubris oleh panitia, hal ini membuat Taiwan marah dan mengundurkan diri.