(Taiwan, ROC) – Dalam situs resmi Global Covenant of Mayors for Climate & Energy, GCoM mendapati nama negara yang tercantum untuk 6 kota utama Taiwan adalah “China”. Walikota dari 6 Kota utama tersebut yiatu Taipei, New Taipei, Taoyuan, Taichung, Tainan dan Kaohsiung bersama-sama menyerukan suara protesnya.
Menteri Luar Negeri, Joseph Wu tanggal 28 September pagi dalam sidang interpelasi di Komite Luar Negeri, Yuan Eksekutif menyampaikan, berkat upaya keras akhirnya dapat mengembalikan sebutan nama negara, dan merasa terharu karena perjuangan terhadap hal ini tidak membedakan antara walikota dari partai manapun. Apabila Anda memasukki situs GCoM dalam kolom negara (country) sekarang sudah terlihat kembali Chinese Taipei.
Joseph Wu mengatakan, “Untuk itu kami sangat senang, kali ini 6 walikota serempak semuanya, hal ini membuat kami sangat terharu, tidak saling membedakan dari partai oposisi atau berkuasa, semua berupaya keras seluruh tenaga untuk mengembalikan sebutan yang memang seharusnya kita dapatkan, dan akhirnya bisa berhasil, terima kasih untuk semuanya.”
Perdana Menteri Su Tseng-chang menyampaikan, dari hal ini dapat mencerminkan bahwa seluruh rakyat ingin agar partai berkuasa dan oposisi bersatu dengan demikian baru memiliki kekuatan dan ketangguhan, Taiwan tidak boleh diremehkan. Ini merupakan tindakan yang tidak patut dan benar terhadap Taiwan, untuk itu 6 walikota dari partai berbeda bersatu dan berupaya agar dalam waktu singkat mengembalikan sebutan nama negara. Diharapkan selanjutnya kita semua juga akan semakin bersatu agar kekuatan kita sempat besar.
Su Tseng-chang mengatakan, harus memperlihatkan sikap tegas terhadap kedaulatan negara kita, tekad hati melindungi keamanan dan keselamatan seluruh rakyat baru dapat hidup aman dan damai sentosa di dunia ini.