(Taiwan, ROC) Berkaitan dengan kunjungan Dalai Lama, Jubir Kemenlu mengatakan, sementara ini masih mempertimbangkan pandemi, tidak semestinya melakukan perjalanan, sementara pihak kami belum menerima surat pengajuan, jika kelak kedepan menerima surat pengajuan maka akan dipelajari terlebih dahulu, mempertimbangkan kondisi apakah memungkinkan baru menyambut kedatangan Dalai Lama.
Joanne Ou(歐江安) mengatakan, “Sementara ini kami masih belum menerima surat pengajuan, setelah kami mendapatkan surat pengajuan, tentunya akan kami pertimbangkan kondisi kedua belah pihak apakah memungkinkan, pastinya kami juga akan mempelajari terlebih dahulu, apakah memungkinkan untuk menyambut Dalai lama, mengenai waktu dan hal terkait, masih perlu dipelajari kedua belah pihak, waktu yang memungkinkan bagi kedua belah pihak.”
Joanne Ou mengemukakan, Dalai Lama adalah pemuka agama dunia yang penting, pernah meraih penghargaan Nobel, di Taiwan banyak sekali penganut yang menanti kedatangannya untuk menyebarkan agama, “Baik pemerintah maupun rakyat, semua mengakui dan mengaguminya”.
Pemuka agama Tibet, Dalai Lama di Dharamshala, India melalui video menyebarkan agama, ketika ditanyai apakah akan menyebarkan agama ke tempat lain, sempat mengungkit akan berkunjung ke Singapura dan Taiwan. Dalai lama berkata, akibat pandemi COVID-19, tahun ini berkemungkinan tidak dapat melakukan kunjungan keagamaan, tetapi tahun depan berkemungkinan akan berkunjung ke Singapura; Ia juga menerima surat undangan dari seorang teman dari Taiwan, berkemungkinan akan berkunjung ke Singapura terlebih dahulu setelah itu berlanjut ke Taiwan. Tetapi ia juga menambahkan karena tempat ini adalah Beijing maka asalkan memenuhi perizinan dari Daratan Tiongkok baru berkunjung ke Taiwan.
Tetapi, dari penjelasan yang disampaikan Dalai Lama, pejabat pemerintahan Tibet menginformasikan kepada wartawan media CNA, setiap kali Dalai Lama ke Taiwan bertemu dengan penganut agama, selalu membicarakan topik Taiwan, merasakan keramahan masyarakat Taiwan dan menyambut kedatangan Dalai Lama. Pejabat pemerintah ini mengatakan, dalam kondisi memenuhi banyak persyaratan baru diizinkan.