(Taiwan, ROC) -- Untuk merespon ketidakpuasan dari masyarakat akan dibukanya impor daging sapi dan babi yang mengandung ractopamine dari Amerika Serikat, Dewan Pertanian dan Pusat Industri Hewan(National Animal Industri Foundation/NAIF) selama bebarapa hari ini terus berkomunikasi dan Ditjen Agrikultural, Chen Chi-chung akan membahas dana 10 milyar untuk peternakan babi.
Berdasarkan apa yang dikemukakan oleh Asosiasi Peternakan Babi Taiwan, pagi hari tadi (9/9), Pusat Industri Hewan melakukan rapat rahasia dengan semua asosiasi peternakan babi di hotel sekitar Taipei Main Station untuk mendalami pendapat dari mereka, terutama dalam penggunaan dana anggaran NTD10 milyar untuk peternakan babi serta memperjelas masalah pelabelan produk dari negara lain. Jamuan makan siang untuk menetapkan program anggaran yang dihadiri dan dibahas langsung oleh Ditjen Agrikultural, Chen Chi-chung. Ketika menenerima wawancara dari beberapa radio dan televisi pada pekan lalu, Chen Chi-chung mengatakan, pekan ini akan melakukan diskusi terakhir dengan Asosiasi Peternak Babi, setelah itu akan mengumumkan penggunaan dari dana anggaran.
Dalam aksi protes yang diajukan asosiasi peternak babi di Yunlin akhirnya menyetujui penggunaan label, dengan pelabelan yang baik maka konsumen dapat memilih berdasarkan apa yang tercantum dalam label sehingga kandungan ractopamine tidak mempengaruhi penjualan babi Taiwan. Sedangkan pekan lalu Pusat Industri Ternak memberitahukan media akan melakukan pelabelan bagi babi Taiwan dan pembagian area untuk produk daging babi Amerika Serikat untuk memudahkan masyarakat membedakan. Mengenai kegunaan dari dana anggaran NTD10 milyar ini, berdasarkan pembahasan Dewan Pertanian dan industri pertenakan adalah untuk memperbaiki lingkungan peternakan babi yang ada seperti pembuangan kotoran, penempatan mobil pejagalan, tempat pembekuan dan lainnya.
Institut Amerika di Taiwan mengundang beberapa Legislator DPP yaitu Zhong Jia-bing, Fan Yun, Mark Ho Chih-wei, Luo Chi-cheng dan Legislator Taiwan Statebuilding Party, Chen Bo-wei untuk hadir dalam jamuan makan AIT dan anggota lainnya seperti Raymond Greene, Wakil Divisi Politik-Mark Rosenshield, pejabat lainnya ada Thomas Wong, Huang Guang-jie serta lainnya. Ada beberapa legislator DPP yang juga di undang tetapi berhalangan hadir.
Ketika diwawancarai, Mark Ho menyampaikan, dalam jamuan makan ini ia juga mengungkit bahwa situs resmi AIT semakin merakyat, hubungan Taiwan dan Amerika Serikat semakin membaik, juga membahas topik kerja sama Taiwan dan Amerika Serikat yang akan dibahas di masa mendatang seperti perjanjian perdagangan dan lainnya. Selain itu juga membicarakan untuk memperdalam kerja sama bilateral seperti keamana nasional, ketidakterbatasan pembelian alutista dan lainnya. Mengenai masalah daging babi Amerika Serikat yang menjadi perhatian orang banyak, ini juga dibahas. Mark Ho mengemukakan hingga saat ini ia belum menerima langsung pernyataan ketidakpuasan dari masyarakat, hanya berharap pemerintah dapat lebih agresif memberikan penjelasan dan melakukan pengawasan dengan ketat.
Selain itu, Dunia luar prihatin tentang apakah legislator KMT akan menghadiri perjamuan undangan AIT. Ketua KMT Johnny Chiang ketika diwawancarai pada tanggal 8 mengemukakan, karena semua orang berharap dapat berpartisipasi, untuk itu waktu masih dibicarakan, mereka pasti akan mengungkapkan pendapatnya tentang kesehatan masyarakat.