(Taiwan, ROC) – Perusahaan Carry Mask yang dikategorikan sebagai salah satu anggota tim nasional pencetak masker medis, pada bulan Agustus ditemukan adanya sebanyak 3,37 juta lembar masker mulut produksi Daratan Tiongkok, yang bukan merupakan masker medis, yang tercampur dalam kemasan masker medis produk nasional, serta telah beredar di kalangan masyarakat. Presiden Tsai Ing-wen pada hari Kamis malam tanggal 3 September dalam akun sosial Facebooknya menyampaikan bahwa pemerintah akan mengambil langkah yang tegas dalam menangangi kasus pemalsuan tersebut, dan memastikan tidak akan adanya kebocoran serupa terulang kembali.
Presiden Tsai Ing-wen menjelaskan bahwa ada anggota tim farmasi yang memberikan laporan berkenaan dengan masker mulut produk Daratan Tiongkok, namun dipalsukan dengan tulisan Made in Taiwan, dan dijual layaknya masker medis. Pembauran masker mulut produk non medis tersebut, jelas telah merusak reputasi tim masker nasional yang terjaga selama ini. Adapun berita ini muncul, telah memicu perhatian khalayak umum, dan banyak yang tidak dapat menerima. Untuk saat ini pihak Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan telah melakukan penyidikan dan melakukan penghentian pengoperasian perusahaan terkait, serta melakukan penyelidikan secara melebar hingga ke perusahaan lainnya, apakah masih ada kejadian serupa yang terjadi. Ia menegaskan bahwa kesalahan fatal yang dilakukan oleh perusahaan terkait, tentu akan meminta pihak penanggung jawab untuk memberikan keterangan secara terperinci dan lebih jelas, selain itu kasus tersebut juga akan diajukan dan diproses sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Presiden Tsai Ing-wen menegaskan bahwa pemerintah menolak berbagai bentuk praktek pemalsuan produk, dan akan melakukan penyelidikan secara mendetail, tidak akan hanya duduk berpangku tangan saja, karena hal ini telah merusak nama baik dan reputasi tim nasional yang ada.