(Taiwan, ROC) --- Guna mempererat hubungan kerja sama Taiwan dengan Prancis, Kementerian Luar Negeri (MOFA) mengumumkan akan mendirikan “Kantor Perwakilan Taipei” di Provence, yang terletak di selatan Prancis. Berita ini-pun disambut dengan gembira oleh penduduk setempat.
Perwakilan Republik Tiongkok (ROC) untuk Prancis, Wu Chih-chung (吳志中) menyampaikan, pendirian kantor tersebut merupakan simbol dari semakin stabilnya hubungan kerja sama antar Taiwan dengan Prancis.
Pada tanggal 25 Agustus 2020, MOFA menyampaikan, hubungan kerja sama antar kedua belah pihak telah terjalin sedari dahulu, terutama di sektor ekonomi, teknologi, kebudayaan dan pendidikan. Atas pertimbangan tersebut, otoritas setempat memutuskan untuk mendirikan “Kantor Perwakilan Taipei” di selatan Prancis, yakni Aix-en-Provence.
Hubungan pertukaran antar Taiwan dengan Prancis kembali mencetak prestasi baru. Prancis merupakan negara Eropa keempat, dengan lebih dari satu Kantor Perwakilan Taiwan, sebelumnya ada Inggris, Jerman dan Swiss.
Perwakilan ROC untuk Prancis, Wu Chih-chung menyampaikan, kedua negara telah sedari dahulu menggalang pertukaran, terutama di bidang budaya, pariwisata, sains dan teknologi. Kedua belah pihak pun juga telah menggelar rapat pembahasan dan akhirnya memutuskan untuk membangun kantor perwakilan di Aix-en-Provence.
Wu Chih-chung melanjutkan, selatan Prancis merupakan pusat berkumpulnya para penggiat kebudayaan. Beberapa festival dunia juga rutin digelar di kawasan ini, meliputi Festival Film Cannes, Festival Seni Avignon dan lain-lain. Penduduk setempat juga terkenal sangat ramah. Dengan iklim pantai yang hangat membuat banyak pelancong dunia berlibur di kawasan ini.
Dalam beberapa tahun terakhir, Provence telah menjadi kawasan kedua yang paling sering dikunjungi pelancong dunia setelah Kota Paris.
Aix-en-Provence terletak tidak jauh dari kawasan teknologi Grenoble dan pusat industri dirgantara Toulouse. Mengingat lokasinya yang sangat strategis, otoritas berwenang memilih membangun “Kantor Perwakilan Taipei” di Aix-en-Provence.
Sebelumnya Aix-en-Provence juga telah membentuk “Métropole d'Aix-Marseille-Provence (AMP)” bersama dengan kawasan pelabuhan terbesar di Prancis, yakni Marseille.
Wu Chih-chung menekankan, fokus utama akan terletak pada teknologi, budaya dan pariwisata. Dirinya berharap dapat melayani lebih banyak pihak dan mendorong terbentuknya ragam pertukaran.
Ketika ditanya pendapatnya tentang reaksi Tiongkok, Wu Chih-chung menjawab bahwa tekanan dari otoritas Beijing akan terus berlangsung, yang terpenting adalah bagaimana kita dapat bersikap tenang dan fokus terhadap pencapaian yang substansial.
Lokasi untuk mendirikan Kantor Perwakilan Taipei di Provence telah ditentukan. Berbagai persiapan pun telah dilakukan oleh pihak terkait. MOFA diberitakan juga akan mengirimkan personel mereka ke Prancis. Namun karena pertimbangan pandemi COVOD-19 yang masih berkecamuk, MOFA akan kembali mengevaluasi jadwal perdana bagi kantor tersebut untuk mulai beroperasi.
Antoine Bondaz yang merupakan seorang peneliti dari French Strategic Research Foundation (FRS) dan pengajar di Paris School of Political Sciences membagikan postigan MOFA di Twitter. Ia menyampaikan kegembiraannya atas keputusan untuk membangun Kantor Perwakilan Taipei di Aix-en-Provence. Meskipun Taiwan dengan Prancis tidak memiliki hubungan diplomatik resmi, tetapi hubungan kerja sama antar keduanya telah terjalin akrab sedari dulu.