(Taiwan, ROC) – Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) hari ini (22/8) mengumumkan, penambahan baru 1 kasus COVID-19 di Taiwan pada tanggal 21 Agustus kemarin yaitu seorang perempuan yang bekerja di Meksiko.
Ketua CECC, Chen Shih-chung sore hari tadi mengumumkan, tanggal 21 terdapat penambahan 1 kasus COVID-19 yang terinfeksi dari luar, kasus ke-487 ini adalah seorang berusia 20 an tahun yang pada Januari lalu ke Meksiko untuk bekerja dan kembali pulang ke Taiwan pada tanggal 19 Agustus.
Chen Shih-chung mengemukakan, pasien ini menunjukkan gejala mual dan diare, dan pada saat berobat di Meksiko dokter menyatakan ia terkena radang usus. Pada tanggal 1 Agustus ia merasa sakit kepala, sakit tenggorokan, dan sesak napas untuk itu segera kembali ke dokter dan dicurigai terinfeksi COVID-19, tetapi berhubung gejala ringan dan tidak dapat ditest di tempat maka perusahaan bersangkutan mengatur kepulangannya pada tanggal 19 Agustus kemarin.
Setibanya di Taiwan sang pasien langsung memberitahukan situasinya dan segera dilakukan pemeriksaan dengan hasil yang dikeluarkan kemarin (21/8) dikonfirmasi terinfeksi, untuk itu segera diisolasi dan menjalankan pengobatan.
Berdasarkan data statistic CECC, hingga saat ini sudah ada 487 kasus COVID-19 di Taiwan yang terdiri dari 395 kasus terinfeksi dari luar negeri, 55 kasus dari dalam negeri, 36 kasus armada persahatan dan 1 kasus belum diketahui sumber terinfeksinya.