(Taiwan, ROC) -- Komite Urusan Internal Yuan Legislatif hari ini (19/8) mengunjungi Dewan Urusan Daratan Tiongkok dan Kementerian Dalam Negeri untuk menginspeksi progres dan perencanaan terkait jadwal kedatangan ke Taiwan dari pelajar, imigran baru, anak berusia 6 tahun ke atas dari keturunan imigran baru asal Daratan Tiongkok dan lainnya. Menteri Urusan Daratan Tiongkok, Chen Ming-tong mengemukakan, pemerintah telah membentuk Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) diketuai oleh Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW), Chen Shih-chung, sedangkan Dewan Urusan Daratan Tiongkok adalah salah satu anggota dari CECC, selain itu juga berdasarkan peraturan khusus dan tugas pelaksanaan pencegahan epidemi yang telah diloloskan oleh Yuan Legislatif, Menteri Urusan Daratan Tiongkok, Chen Ming-tong dengan tegas mengemukakan, tidak melawan pencegahan epidemi yang dilakukan oleh Dewan Urusan Daratan Tiongkok
Chen Ming-tong mengatakan, “Sudah dipersiapkan dengan baik, pada waktu yang tepat kami akan menjadwalkan mereka dapat masuk kembali belajar di Taiwan, untuk itu selama waktu ini jangan tanyakan hal ini lagi, pada dasarnya kami sangat jelas dengan kebijakan pemerintah, untuk itu kami semua tengah berupaya mengerjakan tugas persiapan yang diperlukan.”
Legislator dari partai oposisi, Partai Kuomintang, Chen Yu-chen menyampaikan, kita semua tahu dengan jelas arti penting pencegahan pandemi, tetapi karena pencegahan pandemi Taiwan cukup baik ditambah lagi belakangan ini pemerintah Amerika Serikat, Jepang dan lainnya menerapkan “buble travel”, untuk masalah pelonggaran pelajar, anak dan imigran baru Daratan Tiongkok seharusnya bukan menjadi masalah besar, “Kami hanya mewakili sebagian masyarakat yang ingin meminta jadwal waktu yang pasti dari Anda.” sementara Legislator dari partai berkuasa, Partai Progresif Demokratik (DPP), Tang Hui-jen (湯蕙禎) menyampaikan, Daratan Tiongkok sejak awal timbulnya wabah selalu menyembunyikan fakta, “jika membicarakan wabah dengan asas kemanusiaan, wabah ini sangat kejam.” sedangkan CECC menjaga keselamatan warga nasional untuk itu pemerintah harus mengambil sikap yang sangat bertanggung jawab, tidak gegabah dalam mengambil langkah terkait.