(Taiwan, ROC) Komandan Pusat Komando Pencegahan Epidemi (CECC) pada hari Senin ini (17/8) saat menerima wawancarai radio kembali menegaskan perjalanan menteri kesehatan dan layanan masyarakat AS, Alex Azar. Chen Shih-chung menjawab, melakukan penandatanganan “MoU kerjasama sektor medis”, akan sangat bermanfaat untuk pembahasan kerangka kerjasama bilateral Taiwan-AS, menekankan ini menunjukkan satu langkah kemajuan. Chen Shih-chung lebih lanjut menjelaskan, melalui pertukaran kali ini, baik obat penangkal atau vaksin, Taiwan sudah pasti akan mendapatkannya, hanya saja masih perlu melalui pengujian secara klinis, maka pihak AS hanya bersikap netral.
Chen Shih-chung mengatakan, “Saya berpikir, apakah mendapat bagian? Ini pasti ada bagian yang didapat, hanya saja dalam urutan di mana, dalam hal ini terus menerus diingatkan, etrus dibahas baru ada langkah kemajuan, karena saat ini pihak AS belum dapat menjanjikan hal apapun, karena vaksin juga belum ada kepastiannya.”
Walaupun hasil perolehan vaksin dari luar negeri belum ada kepastiannya, namun Chen Shih-chung menambahkan, penelitian vaksin dalam negeri Taiwan lebih lamban dibandingkan negara –negara luar, tetapi pada tahun depan kuartal 2 semestinya sudah akan dikeluarkan vaksin produksi dalam negeri.
Selain itu, masyarakat luar juga mengkuatirkan pandemi gelombang ke2 yang akan merambat pada musim gugur dan dingin, ditambah lagi flu di musim gugur maka berkemungkinan hambatan penelitian klinis semakin banyak. Chen Shih-chung berterus terang bahwa memberikan tekanan dalam pengujian klinis. Pada masa 2 tahun yang lalu, pemberian vaksin flu secara keseluruhan di Taiwan adalah 27%, berhasil dengan efektif mencapai kekebalan dalam komunitas; yang kedua startegi penyediaan obat antivirus flu dengan biaya publik dalam jumlah besar. Hal ini menunjukkan, kebijakan yang diterapkan dalam sosialisasi kesehatan dan vaksin flu agar dapat meminimalisir wabah flu.
Chen Shih-chung juga mengingatkan, walaupun risiko penyebaran komunitas dalam Taiwan tergolong rendah, namun protokol kesehatan dalam kehidupan baru tetap perlu dilaksanakan baru bisa mencegah secara efektif, sementara masih memantau kondisi masyarakat mengenakan masker di 8 tempat publik utama, jika didapati tingkat kepatuhan masyarakat masih kurang, maka akan dilakukan pembahasan lebih lanjut.