(Taiwan, ROC) – Media Reuters mengutip informasi yang ditampilkan dalam situs resmi milik Kementerian Keuangan Ametika, yang mana disebutkan jika pada hari Jumat tanggal 7 Agustus waktu setempat, pimpinan kawasan khusus Hong Kong , Carrie Lam dan juga beberapa pejabat Hong Kong lainnya telah dimasukkan ke dalam daftar hitam oleh pihak pemeritah Amerika.
Di samping itu, media Bloomberg memberitakan bahwa Kementerian Keuangan Amerika akan mengkategorikan Carrie Lam beserta dengan bebeapa pejabat Hong Kong lainnya, dengan jumlah total sebanyak 11 orang ke dalam daftar nama orang yang dikategorikan berada dalam daftar buku hitam. Adapun alasan yang dikeluarkan atas pengkategorian tersebut adalah dikarenakan pemerintah Inggris yang sebelumnya menjadi negara yang menduduki dan mengelola kawasan Hong Kong, para pejabat Hong Kong yang dijatuhi sanksi tadi telah memainkan peran besar dalam hal penekanan hak dan kebebasan masyarakat Hong Kong.
Dalam laporan juga mengutip pernyataan dari Menteri Keuangan Amerika, Steven Mncuchin, yang mana menyebutkan jika Amerika akan bersama-sama dengan warga Hong Kong, menggunakan cara dan hak yang ada dalam menjaga keamanan Hong Kong, terlebih-lebih terhadap ancanam yang diberikan oleh pihak pemerintah Daratan Tiongkok.
Pihak Kementerian Keuangan Amerika menjelaskan adapun sanksi yang dikenakan kepada Carrie Lam, karena dirinya disebut langsung mendapatkan dan menjalankan mandat dari pemerintah Daratan Tiongkok, guna memberikan tekanan kepada kebebasan dan asas demokrasi Hong Kong yang telah diberlakukan selama ini.
Kementerian Keuangan Amerika menyebutkan jika sanksi yang dijatuhkan tersebut telah diberikan kepda 11 tersangka, sehingga turut mengakibatkan penangguhan atau pembekuan dana kekayaan yang dimiliki oleh yang bersangkutan di Amerika.