(Taiwan, ROC) – Satuan Army Aviation and Special Forces Command 601, nomor 616, helikopter militer jenis OH-58D, pada tanggal 16 Juli usai menyelesaikan latihan perang “Han Kuang”, mengalami insiden terjatuh dan menabrak landasan pacu angkatan udara di Hsincu. Insiden kecelakaan tersebut menewaskan Pilot Mayor Jian Ren-chuan dan Co-pilot Kapten Kao Chia-lung. Merujuk kepada data penyidikan awal diketahui saat helikopter terjadi gangguan kala terbang, dan di bawah helikopter adalah rumah penduduk, pilot segera memilih untuk mendarat dengan mendesak ke bagian kiri, menjadikan helikopter kembali berada dalam landasan pacu, namun akhirnya terjatuh dengan fatal.
Presiden Tsai Ing-wen pada hari Jumat pagi tanggal 17 Juli mengunjungi rumah sakit Hsincu sekaligus menjenguk keluarga korban. Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan jika ke dua awak kapal yang memiliki performa baik tersebut, meninggal saat melakukan tugas kenegaraan, dan hal ini diyakini sebagai sebuah kerugian besar bagi angkatan bersenjata nasional, untuk itu dirinya turut menyampaikan duka cita serta keberatan hati atas kepergian ke dua perwira negara.
Presiden Tsai Ing-wen menyebutkan jika insiden yang telah mengakibatkan dua perwira negara meninggal terjadi karena mereka hendak menghindari kemungkinan tabrakan dengan rumah penduduk, sehingga tidak memiliki pilihan lain selain melakukan pendaratan secara mendesak.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Saat terjadinya insiden terhadap ke dua perwira tersebut, mereka tidak memiliki pilihan lain selain melakukan pendaratan secara mendadak. Hal ini dikarenakan mereka hendak menghindari terjadinya tabrakan dengan rumah penduduk, yang mungkin malah akan memperbanyak korban jiwa. Oleh sebab itu helikopter terbang berbalik arah, akan tetapi mereka tidak memiliki kesempatan untuk menolong diri sendiri, sehingga menimbulkan malapetaka. Mereka adalah pahlawan kita.”
Presiden Tsai Ing-wen menyebutkan bahwa keluarga juga merasakan duka yang amat mendalam, oleh sebab itu dirinya telah menjenguk pihak keluarga dan menyatakan bahwa pemerintah akan berupaya semaksimalnya menjaga dan memberikan bantuan kepada anggota keluarga yang ditinggalkan oleh korban.
Presiden Tsai Ing-wen juga telah meminta pihak Kementerian Pertahanan dan Keamanan untuk melakukan investigasi. Dirinya juga meminta seluruh prajurit dapat tetap bersemangat, menjalankan tugas di posisi masing-masing, meminta seluruh masyarakat untuk dapat turut serta memberikan dukungan kepada angkatan bersenjata nasional.