(Taiwan, ROC) Latihan militer tahunan Han Kuang Taiwan (漢光) untuk menampilkan debut batalion senjata gabungan Taiwan, resmi dimulai Senin, 13 Juli.
Latihan Han Kuang, yang bertujuan mengasah kemampuan militer Taiwan dalam menangkal kemungkinan invasi dari Tiongkok, akan berlangsung selama lima hari, terdiri dari latihan tembakan langsung serta latihan di atas meja dengan bantuan komputer.
Menurut Kementerian Pertahanan Nasional (MND), beberapa dari 22 batalion senjata gabungan Taiwan akan mengikuti latihan militer untuk pertama kalinya tahun ini.
Didirikan di Taiwan pada September 2019, batalion gabungan senjata menyatukan prajurit dari unit infantri dan kavaleri, perwira penghubung dari berbagai cabang militer, penembak jitu, serta operator kendaraan udara tak berawak dan rudal, untuk membentuk unit yang mampu beroperasi secara mandiri di medan perang.
Menurut MND, klimaks lain dalam latihan tahun ini akan terjadi pada hari Rabu, ketika kapal selam penyerang kelas Chien Lung akan menguji-tembakkan torpedo kelas berat SUT untuk menenggelamkan kapal target, yang akan menjadi tes torpedo pertama oleh Angkatan Laut Taiwan sejak 2007.
Menurut MND, latihan Han Kuang tahun ini akan dilaksanakan dalam tiga tahap: mempertahankan kemampuan bertempur pada gelombang serangan pertama dari musuh, mengejar kemenangan yang menentukan di laut lepas, dan mengalahkan musuh di daerah pendaratan.