(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 9 Juli 2020 (waktu Amerika bagian timur), pemerintah Negeri Paman Sam mengumumkan program sertifikasi ulang senjata atas Taiwan. Amerika Serikat akan mengidentifikasi dan menguji rudal PAC-3, serta akan memperpanjang masa penggunaan.
Menanggapi kabar ini, pihak Istana Kepresidenan, Kementerian Luar Negeri (MOFA) dan Kementerian Pertahanan (MND) menyampaikan rasa terima kasih mereka. Istana Kepresidenan juga menyampaikan rasa syukur mereka terhadap dukungan jangka panjang yang diberikan oleh Amerika Serikat, meliputi “Taiwan Relations Act” dan “Six Assurances”.
Pihak istana menambahkan, Negeri Paman Sam merupakan mitra terpenting Taiwan dalam mempromosikan perdamaian di kawasan Selat Taiwan. Apalagi belakangan ini, kapal militer RRT juga diketahui beberapa kali muncul di Selat Taiwan. Bantuan kali ini tentu akan memperkuat dukungan pertahanan nasional dalam negeri.
Di masa mendatang, Taiwan akan meningkatkan investasi dan mempromosikan inovasi sektor pertahanan. Di samping itu, Taiwan juga akan fokus untuk memperkuat dan mengembangkan proyek penelitian di ruang lingkup keamanan nasional.
Taiwan akan terus mempertahankan komitmennya untuk menjadi bagian serta terus berkontribusi bagi perdamaian dan menjaga stabilitas kemakmuran di wilayah Indo-Pasifik.
MOFA menyampaikan, program penjualan sertifikasi ulang oleh Amerika Serikat kali ini bernilai US$ 620 juta. Ini merupakan kali ke tujuh bagi pemerintahan Donald Trump untuk mengumumkan penjualan senjata ke Taiwan. Selain menyambut baik, otoritas Taipei juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Amerika Serikat yang telah memenuhi komitmennya untuk mendukung pertahanan nasional Taiwan.
Juru bicara MOFA, Joanne Ou mengatakan, “MOFA akan terus memperdalam pertukaran yang kokoh dan erat dengan Amerika Serikat. Taiwan akan terus berkontribusi bagi perdamaian jangka panjang dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik.”
MOFA pun mengutip pernyataan dalam pidato pelantikan Presiden Tsai Ing-wen bulan Mei lalu. Dalam 4 tahun terakhir, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pertahanan nasional; misal aktif berpartisipasi dalam agenda dunia, memelihara stabilitas dan perdamaian lintas selat. Taiwan akan terus memainkan perannya untuk menjaga kestabilan dan kemakmuran di wilayah Indo-Pasifik.
MOFA menekankan arah kebijakan di atas tidak akan berubah selama empat tahun mendatang. Program penjualan senjata Amerika Serikat kali ini, juga menjadi bukti akan pentingnya kawasan pertahanan Taiwan bagi pemerintahan administratif Donald Trump. Hal ini juga akan memperkuat hubungan pertukaran di sektor pertahanan antar Taiwan dengan Amerika Serikat.
Di lain pihak, MND menyampaikan, wacana untuk menjual senjata tersebut telah dirapatkan sesuai dengan prosedur Kongres Amerika Serikat. Diharapkan agenda penjualan tersebut dapat berlaku secepatnya, yakni 1 bulan mendatang.