(Taiwan, ROC) Pemerintah Skotlandia akan memasukkan Taiwan ke dalam daftar negara-negara berisiko rendah, Juru Bicara Kemenlu Joanne Ou pada hari Kamis ini (9/7) menyambut baik dan beranggapan hal ini menunjukkan pencapaian Taiwan dalam akan pencegahan pandemi kembali diakui.
Pemerintah Skotlandia mengemukakan, daftar nama untuk negara dan kawasan berisiko rendah, yang dinilai berdasarkan pertimbangan situasi perkembangan pandemi di seluruh dunia serta penilaian kesehatan umum, mencakup daerah setempat per 100.000 orang dengan kasus terinfeksi yang dijadikan sebagai indikator penilaian, sementara ini di Skotlandia setiap 100.000 orang ada 28 orang yang terinfeksi, dinilai relatif rendah dan memenuhi persyaratan untuk masuk dalam daftar negara atau kawasan berisiko rendah.
Pemerintah Britania Raya pada tanggal 3 Juli sebelumnya telah mengumumkan Taiwan masuk dalam daftar nama gelombang pertama, maka wisatawan asal Taiwan semenjak 10 Juli diizinkan masuk ke kawasan Skotlandia tanpa harus menjalani pemeriksaan karantina selama 14 hari, hari yang ditentukan diubah menjadi tanggal 8 Juli oleh pemerintah Skotlandia; Kemenlu mengutarakan, dimulai 10 Juli wisatawan Taiwan yang singgah di kawasan Skotlandia (termasuk London) masuk ke kawasan Skotlandia, tidak perlu dikarantina selama 14 hari.