(Taiwan, ROC) - Xie Pei-yu (謝佩妤) yang akan segera merayakan ulang tahun ke 20, adalah salah satu “anak Taiwan” yang berhasil menemukan “bunda kedua” asal Vietnam yang kehilangan kontak, melalui “Aksi Mencari Bunda Kedua Kehilangan Kontak” yang digelar bersama oleh Radio Taiwan Internasional dan 30-an media massa dan organisasi masyarakat lain.
Melalui surat terbuka yang dipublikasi oleh Xie untuk berterima kasih pada semua pihak yang telah membantunya menemukan pengasuhnya saat berusia kecil, Xie “berharap semua anak yang diasuh oleh pekerja migran di Taiwan tidak lagi menyesal karena tidak mampu menghubungi pengasuh mereka.”
Berbicara tentang pengalaman pencarian pengasuh kehilangan kontak yang mengharukan oleh seorang pelajar SMA Putri Pertama Taipei Xu Zi-han (許紫涵), Xie mengemukakan bahwa ia bisa merasakan kesakitan dan kehilangan yang dialami seorang anak yang mendadak tidak mampu menemukan pengasuhnya.
Xie Pei-yu mengatakan, “Apa yang terjadi terhadap Zi-han benar-benar mengerikan. Sedih sekali saat seorang anak kecil menemukan pengasuhnya hilang tanpa kontak. Maka saya rasa setidaknya meninggalkan cara kontak, agar anak ini mampu menemukan orang yang hendak dicari.”
Melalui postingan di Facebook ini, Xie juga mengimbau masyarakat Taiwan untuk berusaha memahami budaya dan tradisi pekerja migran, karena budaya Asia Tenggara kini telah menjadi salah satu bagian dari Taiwan.