(Taiwan, ROC) – Pemerintah Inggris mengumumkan dibukanya kembali pintu masuk bagi para wisatawan asal Taiwan tanpa harus menjalani proses karantina. Kementerian Luar Negeri atau MOFA pada hari Sabtu tanggal 4 Juli menyambut gembira kabar ini, sekaligus menekankan jika tindakan Inggris menunjukkan bahwa pihak dunia internasional mengakui keunggulan tindakan pencegahan pandemi COVID-19 yang dilakukan oleh Taiwan. Pihak MOFA beranggapan bahwa dengan membuka pintu masuk bagi Taiwan, akan mampu membantu melanjutkan hubungan kerjasama bidang perdagangan dan investasi kedua belah pihak ke depannya, bahkan juga sekaligus bisa menggelar berbagai kegiatan interaksi pertukaran, sehingga mampu menstabilkan keberlangsungan perkembangan perekonomian dunia setelah pasca pandemi.
Pemerintah Inggris telah memasukkan nama Taiwan ke dalam daftar nama negara yang dikategorikan sebagai negara yang aman untuk gelombang pertama, dan per tanggal 10 Juli, warga Taiwan dapat melakukan perjalanan masuk ke kawasan Inggris tanpa harus mengikuti program karantina mandiri selama 14 hari, dan di waktu yang bersamaan, Taiwan juga dikategorikan sebagai kawasan wisata yang aman untuk dikunjungi.
Juru Bicara MOFA Joanne Ou menyampaikan bahwa pemerintah Inggris merujuk kepada landasan sains yang ada dalam hal pembagian kategori, dan Taiwan dikategorikan ke dalam kawasan yang aman. Hal ini pertanda jika tugas pencegahan pandemi COVID-19 Taiwan telah mendapatkan pengakuan, sehingga pihak Taiwan juga tentu menyambut baik langkah yang dilakukan oleh pemerintah Inggris.
Joanne Ou mengatakan, “Karena Inggris adalah mitra kerjasama bidang perdagangan Taiwan ke tiga terbesar di kawasan Eropa, dengan adanya pembukaan pintu tersebut tentu akan memberikan bantuan besar dalam hal keberlangsungan hubungan perdagangan antara Taiwan dan Inggris, sekaligus turut membuka berbagai kesempatan untuk melakukan interaksi pertukaran kedua belah pihak, dan menstabilkan serta meningkatkan kolaborasi perekonomian dunia pasca pandemi.”
MOFA menjelaskan dengan kebijakan baru yang diterapkan oleh pemerintah Inggris, maka wisatawan asal Taiwan saat hendak masuk ke Inggris harus mengisi formulir keterangan pribadi, sekaligus alamat tempat tinggal di Inggris.