(Taiwan, ROC) – Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) tanggal 24 Juni waktu setempat menyampaikan, menggunakan nama almahum seorang teknisi perempuan Mary W Jackson yang adalah keturunan Afrika untuk nama markas besar Washington DC. Kisah dari Mary Jackson ini sempat dituangkan dalam film berjudul Hidden Figure dan ditayangkan di layar lebar.
Ketua NASA, Jim Bridenstine dalam keterangannya menjelaskan, Marry Jackson adalah salah satu perempuan yang luar biasa dari tim NASA yang berhasil mengirim astronot Amerika Serikat ke luar angkasa.
Keterangan tersebut menjelaskan, Marry Jakson tidak saja tanggap dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan, bahkan ia berhasil memecahkan berbagai masalah yang dihadapi, sehingga ia membuka peluang bagi keturunan Afrika dan kaum perempuan di Amerika Serikat untuk dapat terjun di bidang teknik dan teknologi Amerika Serikat.
Tahun 1951, Marry Jackson direkrut oleh National Advisory Committee for Aeronautics, dan diterima NASA pada tahun 1958. Perempuan yang adalah pakar peneliti matematika ini akhirnya berhasil menjadi perempuan keturunan Afrika pertama yang menjadi teknisi dalam NASA.
Jim Bridenstine mengumumkan, bangunan Marry W Jackson menjadi gedung markas NASA baru yang berlokasi di Hidden Figur Way nama yang baru diganti pada tahun lalu.
Film "Hidden Figure" mengisahkan tentang Marry Jackson dan rekannya yang Dorothy Vaughan dan Katherine Johnson merupakan pakar matematika, Marry W Jackson sendiri yang lahir di Virginia, AS pada tahun 1921, wafat pada tahun 2005. Perannya dalam film ini dimainkan oleh aktris Janelle Monae.