(Taiwan, ROC) – Pandemi terus merebak di dunia, Biro Pariwisata yang tadinya ingin mengijinkan biro perjalanan menerima group wisata dari luar negeri terpaksa harus memperpanjang waktu hingga akhir Juli, dengan demikian pemasukan bulan Juni dan Juli bagi mereka yang bergerak di bidang pariwisata kembali harus mengencangkan ikat pinggang, tetapi untuk pariwisata pasar domestik sekarang semakin menghangat, banyak perusahaan yang mulai mengalihkan ke pasar domestik untuk menolong perusahaannya.
Pandemi COVID-19 terus merebak di seluruh dunia, Biro Pariwisata di bawah Kementerian Transportasi meminta mereka yang bergerak di biro jasa perjalanan untuk tidak mengirim rombongan ke luar negeri dan juga tidak menerima rombongan wisata dari luar negeri sejak bulan Maret akhir, setelah sekian lama pada tanggal 19 Juni kemarin kembali mengumumkan, demi kepentingan pencegahan pandemi maka untuk sementara ini larangan wisatawan asing datang ke Taiwan begitu pula dengan warga Taiwan berwisata keluar negeri diperpanjang hingga 31 Juli 2020.
Biro Perjalanan Wisata yang paling merasakan dampak dari wabah ini di mana sejak bulan Februasi pemasukan sudah terlihat jelas menurun, bulan Maret semakin terasa penurunan drastis, dan pada bulan April dan Mei lebih parah lagi karena sudah tidak ada lagi wisatawan yang masuk. Untuk bulan Juni dan Juli sepertinya masih akan tetap membeku, tetapi dengan membaiknya epidemi di dalam negeri Taiwan sehingga banyak perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata melirik pada pasar domestik dengan harapan dapat memberikan suntikan keuangan bagi perusahaannya.
Lion Tours, Phoenix Tours, Richmond Tours, Lifetours dan lainnya yang mana pemasukan selama bulan Mei kemarin berkurang 90% lebih mengores pemasukkan terendah bulanan selama sejarah ini, bahkan pemasukan selama 5 bulan di tahun 2020 ini berkurang setidaknya 60% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. seperti pemasukkan bulan Mei untuk Richmond Tours hanya 386 ribu, Stars Travel pemasukkan bulan 4 sebesar 1,339 juta yang mana ini mencatat rekor terendah dalam sejarah, memasukan bulan Mei dapat kembali mempertahanan rata-rata terendah yaitu 1,829 juta.
Wakil Dekan Jurusan Pariwisata, Jingyi University, Huang Zheng-zhong yakin, masyarakat Taiwan yang biasanya tiap tahun menghabiskan sekitar NT$ 800 milyar untuk keluar negeri, kali ini sama sekali tidak bisa keluar negeri sehingga setidaknya NT$ 200 milyar akan beralih ke pasar pariwisata domestik, tetapi yang menggunakan biro perjalanan mungkin sulit untuk melebihi NT$ 50 milyar.
Pakar mengemukakan, biro jasa perjalanan dapat mengeluarkan paket perjalanan ekonomis untuk menarik wisatawan dalam negeri atau memadukan antara HSR, sewa mobil, pemesanan hotel, pemesanan restoran dan lainnya sekaligus menjadi one stop shopping untuk menarik konsumen. Bisa pula merancang wisata bertema untuk menambah nilai perjalanan, wisata luar pulau dengan memberikan kemudahan transportasi dan memilih serta memadukan tempat-tempat wisata menarik dan lainnya karena masih banyak ruang bagi mereka yang bergerak di bidang pariwisata untuk berinovasi.