(Taiwan, ROC) Yayasan The Prize Tang pada hari Kamis (108/6) mengumumkan, penghargaan pembangunan berkelanjutan Prize Tang ke-4 diberikan kepada primatolog dan antropolog Inggris, Jane Goodall, mengakui penemuan inovatif yang dilakukannya mendapati, hubungan denifisi ulang untuk manusia dan binatang, kontribusi pelestarian lingkungan bumi sepanjang hidupnya, menjadi landasan penting bagi dunia untuk pembangunan berkelanjutan.
Jane Goodall tahun ini berusia 86 tahun, pada tahun 1960 berusia 26 tahun menerima undangan dari Antropolog internasional, Louis Leakey dan melakukan penelitian tentang simpanse dan menemukan ternyata simpanse bisa membuat dan menggunakan peralatan, mencakup monyet pemangsa, membuat alat untuk memancing semut putih dalam sarangnya, kedua tangan bisa menadah, bertepuk atau memeluk, masih bisa membina hubungan jangka panjang, memperkenalkan informasi baru ke dalam ilmu primata, menulis ulang hubungan antara manusia dan hewan, dan menghilangkan mitos bahwa hanya manusia yang akan menggunakan peralatan.
Jane Goodall memberikan bimbingan institut kesehatan nasional AS, berakhir pada penelitian simpanse, memerangi tindakan kekerasan serta menyediakan ruang lingkup kehidupan yang layak dan tempat penampungan bagi simpanse tua.
Pada tahun 1977 Institut Jane Goodall telah membentuk lebih dari 30 kantor operasional, sementara kantor operasional di Taiwan berdiri pada tahun 1998. Ketua Pelaksana Guo Xue-zhen mengatakan, saat ini Jane Goodall berada di London, Inggris, setiap dua tahun berkunjung ke Taiwan untuk melihat kondisi apa yang dapat dipromosikan untuk kegiatan pelestarian lingkungan.
Guo Xue-zhen(郭雪貞) mengatakan, “Sebenarnya dia berkunjung ke Taiwan tidak lebih dari 18 kali, maka kami membangun Asosiasi Jane Goodall di Taiwan, melalui upaya edukasi lingkungan, masih ada tugas konservasi selama 20 tahun, maka Profesor beranggapan bisa meraih gelar penghargaan ini di Taiwan, mengakui tugas yang diemban sepanjang masa hidupnya, dia merasa sangat senang.”
Jane Goodall yang dijuluki tidak ada jet lag, setiap tahun hampir 300 hari melanglang buana, mengimbau agar manusia mengambil tindakan membantu kehidupan simpanse menghadapi krisis.
Penghargaan Nobel Timur yang dikenal dengan Tang Prize digelar setiap 2 tahun sekali, yang dirintis oleh pengusaha Taiwan, Simon Yin(尹衍樑), mengapresiasi 4 kategori penghargaan dari aspek pembangunan berkelanjutan, pengobatan bio-teknologi, Sinologi dan peraturan hukum, masing-masing akan diberikan hadiah bernilai 40 juta dan dana penelitian sebesar 10 juta NTD.