(Taiwan, ROC) -- Menteri Transportasi (MOTC) Lin Chia-lung, hari Selasa (16/6) hadir dalam sebuah seminar dialog, ketika menjawab pertanyaan yang dilontarkan media apakah jadwal pelonggaran larangan dan batasan pencegahan pandemi akan ditunda melihat kembali merebaknya wabah pandemi COVID-19 di Beijing, saat ini Kementerian Transportasi berada dalam tim pencegahan pandemi dari Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC), dikedepannya akan berdasarkan pertimbangan CECC untuk memberikan penilaian level pandemi untuk negara atau kawasan yang dimasukkan dalam daftar pelonggaran. Setelah Daratan Tiongkok, Jepang dan Korea yang telah membuka diri kemudian muncul fenomena merebak kembali wabah, pemerintah akan dengan seksama memonitor dan menjadikan referensi apakah akan membuka perbatasan negara. Terkait kebijakan “pelonggaran dalam negeri, pengawasan ketat perbatasan berisiko” yang digunakan saat ini, untuk itu harus menunggu situasi pandemi internasional lebih baik baru pintu negara kembali dibuka.
Lin Chia-lung mengatakan, “Kira-kira pertimbangan kami adalah harus setelah situasi pandemi internasional lebih baik baru kami membuka lebih lebar pintu negara, dan sebelum itu kami akan mengutamakan pemenuhan dalam negeri terutama bidang pariwisata, berharap dapat menggerakkannya karena saya rasat tempat-tempat wisata di Taiwan aman sehingga warga dapat berwisata dengan sangat aman.”
Bantuan penyelematan 2.0 yang akan berakhir pada akhir bulan Juni, terdampak dari kebijakan perbatasan sehingga banyak bisnis yang belum dapat pulih bisnis pada bulan Juli hingga September mendatang seperti inbound travel, DFS di bandara, transportasi bandara, perusahaan penerbangan dan lainnya, Kementerian Transportasi juga telah mengajukan subsidi bantuan penyelamatan 3.0 pada Yuan Eksekutif diperkirakan akan diumumkan sebelum akhir Juni, berharap dapat memberikan udara untuk bernapas bagi industri agar bisa tetap hidup, bersamaan dengan itu berharap pemerintah bisa menjadi api penyulut agar pasar kembali menyala.
Lin Chia-lung juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program dan subsidi wisata aman dalam negeri, lebih banyak berwisata mengenal lebih mendalam negara kepulauan Taiwan, dapat berwisata mengelilingi pulau Taiwan atau berwisata ke pulau lainnya untuk menikmati keunikan tempat, ekosistem dan budaya setempat.