(Taiwan, ROC) Media melaporkan, Kemenlu menetapkan format kartu nama untuk para diplomat, termasuk penggunaan bendera, lambang negara, bunga Mei maupun gambar lambang Kemenlu, dikarenakan penggunaan nama Taiwan belum disetujui, sehingga memicu kontroversi. Juru Bicara Yuan Eksekutif Evian Ting (丁怡銘) pada hari Selasa ini (16/6) mengatakan, tidak ada pembatasan penggunaan nama Taiwan pada kartu nama diplomat, termasuk nama pada maskapai penerbangan China Airlines, model paspor dan format kartu nama diplomat, ataupun kementerian dalam berhubungan dengan urusan nasional maupun luar negeri tidak dibatasi penggunaan nama Taiwan, Yuan Eksekutif akan membentuk kelompok kerja untuk mengatasi hal ini, serta membuka rapat antar instansi isu permasalahan ini.
Media memberitakan, Kemenlu melalui telegram menentukan format kartu nama diplomat, untuk bagian depan dilengkapi dengan gambar-gambar seperti bendera, lambang negara, bunga Mei, simbol Kemenlu, namun tidak menyebutkan agar ditambahkan dengan nama Taiwan pada bagian yang tertulis Republik Tiongkok.
Mengenai media yang memberitakan “tidak diperkenankan menggunakan nama Taiwan”, Jubir Yuan Eksekutif menyampaikan hal ini tidak benar, dalam upaya keras bersama masyarakat di masa jangka panjang, perkembangan Taiwan menuju demokrasi, pertumbuhan ekonomi dan prestasi pencegahan epidemi Taiwan mendapat pengakuan dunia, para diplomat menjadi perwakilan, yang terpenting adalah mampu meningkatkan visibilitas Taiwan di mata internasional. Jubir Yuan Eksekutif Evian Ting lebih lanjut menambahkan, dalam pembinaan hubungan dengan semua negara yang memiliki hubungan diplomatik dan sebagian negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik, menggunakan nama “Republik Tiongkok (Taiwan)” sebagai nama yang resmi, dan bersifat fleksibel bagi kantor perwakilan yang masih belum bisa menggunakan nama resmi.
Kemenlu pada hari ini merespons, tidak benar bahwa tidak diperkenankan penggunaan nama Taiwan. Kemenlu mengemukakan, konsep format kartu nama diplomat sudah dipakai bertahun-tahun, dalam waktu terdekat ini menanggapi permintaan legislator yang berharap agar kartu nama diplomat bisa diseragamkan, karena itu Kemenlu mengirimkan gambar terkait epada semua kantor perwakilan untuk dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pembuatan kartu nama pegawai.
Evian Ting menekankan, berkaitan dengan hal seperti nama maskapai penerbangan China Airlines, model paspor dan format kartu nama diplomat, akan dibahas dalam rapat antar kementerian, Yuan Eksekutif akan membentuk kelompok kerja untuk menangani hal ini, apabila kelompok kerja telah mendapatkan kesimpulannya, maka akan sampaikan kepada publik.