History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai Ing-wen: Menciptakan Taiwan Sebagai Pusat Pengembangan SDM Internasional

  • 12 June, 2020
  • 譚雲福
Presiden Tsai Ing-wen: Menciptakan Taiwan Sebagai Pusat Pengembangan SDM Internasional
Presiden Tsai Ing-wen: Menciptakan Taiwan Sebagai Pusat Pengembangan SDM Internasional

        (Taiwan, ROC) – Institut Amerika di Taiwan atau AIT dan Yuan Legislatif pada hari Jumat tanggal 12 Juni, bersama menggelar pertemuan terbuka dengan tajuk “Buku putih aliansi rantai sumber daya manusia ”. Dalam kata sambutannya, Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan bahwa isi dari buku putih tersebut sangatlah beragam, termasuk perkembangan industri inovatif, pemberdayaan sumber daya wanita dalam hal digitalisasi perekonomian, interaksi pertukaran pendidikan dan pengetahuan, penyediaan sumber daya manusia internasional dan hal lain sebagainya. Dalam hal ini, khususnya bidang mobilisasi sumber daya manusia secara bebas, maka banyak masukan dan pendapat yang sangat positif dan baik di dalam buku putih tersebut.

        Presiden Tsai Ing-wen menjelaskan seiring dengan hantaman pandemi terhadap roda perekonomian, maka semakin menunjukkan kebutuhan sumber daya manusia yang berkompeten dan inovatif di masing-masing industri. Bagaimana langkah yang akan diambil dalam hal pendidikan SDM, akan menjadi kunci utama reformasi industri pasca pandemi. Taiwan sendiri, disebutkan telah siap sedia dan menggengam erat peran penting yang akan dimainkannya dalam hal rantai penyediaan SDM berkualitas bagi dunia internasional. Dalam menghadapi tantangan dan juga peluang yang ada, Taiwan akan mengembangkan penguatan pelatihan SDM berkemampuan dwi bahasa serta teknologi digitalisasi. Dengan demikian, maka SDM Taiwan barulah benar-benar dapat menyelaraskan diri dan berdaya saing tinggi dalam mencukupi kebutuhan pasar umum.

        Presiden Tsai Ing-wen menyebutkan jika target untuk tahun 2030 adalah mencapai pemberdayaan SDM dengan kemampuan dwi bahasa. Oleh sebab itu, pemerintah akan bekerja keras dalam hal memperkuat kemampuan bahasa Inggris dalam kurikulum pendidikan yang dicanangkan. Selain itu, pemerintah juga akan berkolaborasi dengan pihak perbankan untuk mengusung pengadaan tugas pekerjaan dalam dwi bahasa. Berkenaan dengan masalah kemampuan digitalisasi, pemerintah juga akan secara aktif menyediakan kelas pembelajaran sesuai dengan kebutuhan pasar, membantu para generasi muda dalam hal pendidikan dan pekerjaan di luar negeri, sehingga saat kembali pulang ke Taiwan telah memiliki kemampuan dalam berbagai hal

        Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Kelak di kedepannya, kami akan melakukan pelonggaran peraturan, merekrut lebih banyak lagi pakar ahli dari luar negeri, sekaligus meningkatkan nilai pancing atau stimulus yang akan diberikan, sehingga akan ada banyak perusahaan yang merekrut pakar ahli luar negeri. Dengan adanya buku putih ini, maka boleh dikatakan Taiwan akan berkembang menjadi pusat pelatihan SDM internasional, sehingga aliansi rantai SDM skala besar akan menjadi sangat penting.“

        Presiden Tsai Ing-wen menambahkan bahwa Taiwan juga berharap dapat merekrut lebih banyak profesional asing, melanjutkan daya saing yang telah dimiliki, bersamaan dengan itu juga akan meningkatkan daya tarik bagi para pelajar muda untuk datang ke Taiwan, magang dan bekerja.

Komentar

Terbarumore