History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

COVID-19 Terus Merebak di Filipina Taiwan Kembali Berikan Bantuan Masker

  • 12 June, 2020
  • 譚雲福
COVID-19 Terus Merebak di Filipina  Taiwan Kembali Berikan Bantuan Masker
COVID-19 Terus Merebak di Filipina Taiwan Kembali Berikan Bantuan Masker

(Taiwan, ROC) – Penyebaran pandemi COVID-19 masih belum mereda, setelah bantuan 300 ribu lembar masker mulut bagi Filipina pada 15 April, Taiwan kembali memberikan sumbangan berupa 500 ribu lembar masker medis, 50 ribu masker N95, 20 ribu baju isolasi dan 5 ribu APD pada pemerintah dan organisasi masyarakat Filipina.
Bantuan produk pencegahan pandemi Taiwan berupa 597 kontainer tiba di Manila, Filipina pada hari ini (12/6), dan diserahkan pada kementerian kesehatan setempat untuk dialokasikan pada kepolisian nasional Filipina, Coast Guard, Kota Mandaluyong, Chinese General Hospital and Medical Center (CGHMC), Institut Transplantasi Ginjal Nasional (NKTI) dan instansi dan rumah sakit di Filipina.
Kepala Kantor Perwakilan Republik Tiongkok untuk Filipina, Michael Peiyung Hsu mengatakan, “Kami dapat merasakan bahwa pandemi di Filipina belum mereda, terutama jumlah kasus terinfeksi seminggu sebelumnya rata-rata penambahan melebihi 500 kasus setiap harinya. Kami merasa beban tekanan yang sangat besar yang harus ditanggung para pekerja medis yang berdiri di garis terdepan pada saat ini, dengan landasan prinsip bersama-sama melawan pandemi, dan terima kasih untuk PPEs, perusahaan lokal Taiwan yang kembali memberikan sumbangan untuk diberikan ke tangan para petugas pencegahan yang berdiri di garis terdepan.”
Hingga tanggal 11 Juni 2020 pukul 4 sore, jumlah kasus COVID-19 mencapai 24.175 kasus dan 1.036 orang meninggal. Sejak merebaknya pandemi COVID-19, selain pemerintah Taiwan yang memberikan sumbangan, Asosiasi Tionghua Perantau dan organisasi Taiwan lainnya di Filipina juga mengorek kantung mereka sendiri untuk memberikan bantuan, selain telah memberikan setidaknya 2.500 APD, 55 ribu masker dan 400 alat pelindung wajah pada mereka yang berdiri di garis terdepan di Filipina.
Dalam upacara penyerahan bantuan pada Kantor Ekonomi dan Budaya Manila (MECO) yang diberikan langsung pada Kepala MECO Cesar Drilon Jr. pada tanggal 11 Juni kemarin, pada kesempatan ini Cesar Drilon Jr. menyampaikan terima kasih pada pemerintah Taiwan, APD dan barang-barang untuk pencegahan pandemi sangat berarti dan memberikan bantuan yang sangat besar bagi petugas yang berada di garis pertama pencegahan pandemi sebagai pelindung agar mereka tidak tertular dan berharap situasi pandemi ini dapat secepatnya mereda. 
Sementara seorang dari MECO, Raymond Robert Burgos yang juga hadir dalam upacara ini menyampaikan, 80% pemasukan MECO berasal biaya visa masuk ke Filipina, hingga saat ini sudah berlangsung 3 bulan di mana Filipina mengeluarkan larangan warga asing masuk ke Filipina, untuk itu pihak MECO sendiri terpaksa PHK 7 pegawainya. 
Raymond Robert Burgos membeberkan, berdasarkan rapat sebelumnya, tidak adanya pemasukan dari visa bagi MECO masih akan terus berlangsung hingga Desember, berharap setelah November atau Desember sudah dapat kembali membuka pintu bagi warga Taiwan datang ke Filipina.

Komentar

Terbarumore