(Taiwan, ROC) -- Kementerian Pertahanan dan Keamanan hari Selasa (9/6) menyampaikan, 30 lebih armada pesawat tempur produksi Sukhoi Corporation, Daratan Tiongkok yang terdeteksi melintasi zona penerbangan barat daya Taiwan, pihak angkatan udara Taiwan selain menyiarkan peringatan, juga melakukan patroli dengan pesawat pengintai dan bersiap untuk melakukan pengusiran yang diperlukan. Kementerian Pertahanan Keamanan menegaskan, tentara nasional menggunakan intelijen bersama, pengawasan dan pengintaian untuk dapat memahami situasi laut dan udara di sekitar Selat Taiwan secara menyeluruh dan mengambil tindakan agresif memastikan keamanan Taiwan.
Selain itu, terkait dengan laporan media terkait “Pesawat tempur Amerika Serikat C-40A melintasi wilayah udara Taiwan” Kementerian Pertahanan Keamanan Taiwan mengemukakan, pesawat Amerika yang melintasi wilayah udara Taiwan telah mengajukan inin dan tidak mendarat di bandara Taiwan manapun, pihak militer nasional sepenuhnya dapat menguasai situasi dan saat ini berjalan dengan normal.
Berdasarkan pelacakan pergerakan pesawat melalui akun twitter Golf9 dan dari situs AirNav, sebuah pesawat C-40A milik tentara Amerika Serikat ini bertolak dari Okinawa, Jepang pada pagi hari ini (9/6), jarang terbang dari Keelung ke pesisir barat Taiwan melintasi wilayah udara Taiwan dan meninggalkan Taiwan dari lepas pantai Tainan.
Pesawat militer C-40 milik Amerika Serikat ini adalah pengembangan Boeing 737-700. Mengenai pergerakan pesawat militer AS ini, juru bicara Kementerian Pertahanan Keamanan, Sun Wen-sao mengemukakan, kementerian pertahanan keamanan menguasai dengan benar setiap sudut pantai Taiwan, dan saat ini situasi berjalan dengan normal.