History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

CECC: Pengontrolan perbatasan akan diteruskan di tengah pelonggaran pengendalian Covid-19

  • 01 June, 2020
  • 陳志勇
CECC: Pengontrolan perbatasan akan diteruskan di tengah pelonggaran pengendalian Covid-19
Juru bicara CECC yakni Wakil Direktur Jenderal Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Chuang Jen-hsiang (莊人祥)

(Taiwan, ROC) - Sehubungan dengan meredanya pandemi Covid-19, banyak negara sudah mulai melonggarkan kebijakan pengendalian yang diberlakukan. Di Taiwan, berbagai restriksi kehidupan akan dihapuskan dalam satu pekan ini, namun pengontrolan perbatasan terhadap kedatangan warga dari luar negeri akan diteruskan berdasarkan suatu regulasi yang sedang dirancang oleh Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC).

Demikian diungkapkan oleh juru bicara CECC yakni Wakil Direktur Jenderal Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Chuang Jen-hsiang (莊人祥), ketika menghadiri seminar bertema “Aliansi Pariwisata Internasional: Mengantisipasi Penyebaran Covid-19 dari Luar Negeri” yang diselenggarakan oleh legislator He Zhi-wei (何志偉) pada hari Senin, 1 Juni.

Chuang Jen-hsiang mengatakan, “Untuk masa depan, kami mungkin membagi negara-negara di dunia menjadi beberapa kategori besar. Untuk salah satu kategori, saat memasuki Taiwan, warganya hanya perlu melaksanakan manajemen kesehatan secara mandiri. Ini misalnya Selandia Baru dan Palau, yang jumlah kasus positifnya sangat sedikit. Kategori kedua adalah negara-negara dengan risiko lebih rendah, misalnya Vietnam dan Brunei, yang mungkin diberlakukan karantina lima hari. Sementara tingkat kategori berikutnya akan mencakup negara-negara seperti Jepang, Australia dan Thailand.”

Di lain pihak, perihal laporan media massa bahwa Taiwan tidak didaftarkan dalam negara-negara yang restriksinya akan dilonggarkan oleh Jepang dalam waktu dekat, juru bicara Kementerian Luar Negeri (MOFA) Joanne Ou menegaskan, MOFA telah mengetahui laporan ini, tapi Jepang saat ini masih mengevaluasi perkembangan pandemi, maka belum ada masalah daftar sebagaimana dilaporkan, dan Taiwan telah menyampaikan harapannya kepada pihak Jepang.

Komentar

Terbarumore