(Taiwan, ROC) Pusat Komando Pencegahan Epidemi (CECC) pada hari Senin ini (11/5) mengumumkan selama 29 hari berturut-turut tidak ada penambahan untuk kasus terinfeksi lokal, jumlah kasus terinfeksi di Taiwan mencatat angka 440 kasus.
Walaupun tidak ada penambahan kasus terinfeksi namun jumlah kematian akibat COVID-19 bertambah 1 kasus, mencatat 7 kasus kematian, pasien yang meninggal dunia ini adalah pasien kasus terinfeksi ke-197, laki-laki berusia 40 lebih tahun, tidak menderita penyakit kronis, tak berapa lama setelah didiagnosa terinfeksi pada tanggal 24 Maret kemudian menjalani perawatan intensif di ICU , terakhir masih dirawat dengan alat medis ECMO, namun kondisi semakin kritis, sementara istrinya yang terinfeksi (kasus ke-202) pada awal sebelumnnya dinyatakan telah sembuh dan keluar dari rumah sakit.
Selain itu, pertandingan bisbol Tionghoa terbuka untuk 2000 penggemar memasuki arena pertandingan, pada hari Senin ini CECC umumkan belakangan ini di Taiwan tidak ada kasus terinfeksi lokal, maka dilakukan pelonggaran untuk pembatasan sosial, termasuk bagi pelaku usaha makanan yang memenuhi kriteria semula diijinkan di bawah 100 orang, kemudian dilonggarkan dan mengizinkan ruangan yang memuat 250 orang. Chen Shih-chung mengatakan, pada dasarnya 1 meja restoran di batasi 8 orang, tetap jaga jarak 1,5 meter, di setiap ruangan tetap jaga jarak 1,5 meter, untuk memudahkan pemeriksaan dalam pencegahan epidemi ini maka diharapkan dapat melakukan pendataan setiap nama yang memasuki ruangan. Mengenai acara resepsi pernikahan atau acara berkumpul berskala besar, akan melihat situasi perkembangan dari pelonggaran kali ini, pada pokoknya memberlakukan 1 meja 8 orang, jaga jarak 1.5 meter dan pendataan nama.