(Taiwan, ROC) – Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) hari Jumat (8/5) mengumumkan, tidak ada penambahan kasus COVID-19 dalam negeri Taiwan untuk hari ini yang berarti sudah 26 hari berturut-turut tidak ada penularan dalam negeri. Ketua CECC Chen Shih-chung mengemukakan, ini menandakan membaiknya situasi dan kondisi epidemic di Taiwan, untuk itu asalkan warga dan penggusaha Taiwan yang memenuhi persyaratan pencegahan epidemi pemerintah maka selanjutnya dapat secara bertahap memperlonggar pembatasan jumlah orang.
CECC hari ini (8/5) mengumumkan, tidak adanya penambahan kasus COVID-19 di Taiwan untuk hari ini, jumlah kumulatif kasus di Taiwan ada 440 kasus, dan hingga hari ini sudah 26 hari berturut-turut tidak ada penularan komunitas di Taiwan.
Ketua CECC yang sekaligus adalah Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan, Chen Shih-chung mengatakan, hal ini menunjukkan bahwa situasi epidemi dalam negeri Taiwan mulai membaik, tetapi masih tetap harus waspada.
Chen Shih-chung mengatakan, “Epidemi di Taiwan terlihat perlahan-lahan mulai stabil, tetapi kita masih tetap harus tingkatkan kewaspadaan, kami sudah beberapa kali mengatakan, berharap kita semua hidup baru dalam pencegahan epidemi, hanya dengan demikian baru dapat mempercepat kembali ke kehidupan normal atau keterbukaan Taiwan.”
Untuk mendukung masyarakat Taiwan dalam menjalankan kehidupan baru pencegahan epidemi, Chen Shih-chung kembali mengingatkan pengusaha dan masyarakat, asalkan dapat memberikan jarak sosial (1,5 meter untuk dalam ruangan sedangkan luar ruangan 1 meter, penyediaan tempat duduk menyilang, ditambah dengan pembatas), menerapkan pencegahan dan kebersihan perorangan (mengenakan masker mulut, mengukur suhu tubuh, menyediakan tempat cuci tangan), menerapkan pencatatan nama dan memastikan keamanan di tempat umum dan lainnya, apabila dapat dipastikan maka bisa memperlonggar pembatasan jumlah orang pada kegiatan kebudayaan, penginapan, dan lainnya.