(Taiwan, ROC) – Pihak medis kedokteran Taiwan terus meluncurkan kekuatan lunak yang dimiliki kepada dunia internasional. Pihak Kementerian Luar Negeri dan Taiwan Adventist Hospital pada hari Rabu tanggal 6 Mei melakukan pertemuan visual via video meeting dengan pihak instansi kepemerintahan Amerika dan Kanada, serta pihak medis kesehatan setempat, guna berbagi pengalaman tugas pencegahan COVID-19 yang tengah dilakukan oleh pihak Taiwan, dan rapat video meeting tersebut diikuti lebih dari 100 an orang dan mendapat sambutan yang sangat hangat dari para peserta.
Kepala Taiwan Adventist Hospital, Huang Hui-ting menyampaikan bahwa dirinya juga merasa terkejut dengan jumlah peserta dalam video meeting tersebut, dimana pada awalnya hanya difokuskan kepada pihak Teritori Guam dan Governor Commonwealth of the Northern Mariana. Akan tetapi karena informasi ini tersebar di Amerika, maka tidak sedikit pihak pemerintah daerah setempat dan juga pejabat yang menyatakan antusiasnya untuk mengikuti video meeting tersebut.
Huang Hui-ting berpendapat bahwa sekalipun dunia internasional mengakui kemampuan Taiwan dalam melakukan tugas pencegahan pandemi, akan tetapi tidak mengetahui secara mendetail. Oleh sebab itu, pihak Taiwan Adventist Hospital melanjutkan langkah tugas berbagi pengalaman tentang “Cara Taiwan”, yang meliputi langkah pengontrolan di batas negara, pemberitahuan dari pihak pemerintah kepada publik, dan tata cara penanganan oleh tim medis kedokteran yang ada.
Wakil MOFA Hsu Shu-chien berpendapat bahwa “Cara Taiwan” adalah data informasi yang transparan, hubungan kerjasama dan kepercayaan yang tinggi antara pemerintah dan rakyat, serta penggunaan teknologi dalam proses pencegahan pandemi. Semua hal ini dapat dijadikan sebagai bahan rujukan bagi negara-negara yang berlandaskan asas demokrasi. Oleh sebab itu, pihak MOFA berinisiatif tinggi dalam menggelar video meeting tersebut dan membagi pengalaman yang dimiliki oleh Taiwan.
Hsu Shu-chien mengatakan, “Ada ajang dimana misalnya saat saya menyebutkan pejabat pemerintah, yang juga adalah pakar medis, contohnya kali ini ada juga yang berasal dari instansi sekolah. Saya kira pemerintah dan swasta, dapat bersama-sama berbagi pengalaman Taiwan.”
Pemerintah yang bergandengan tangan dengan pihak medis swasta, tidak semata hanya berbagi pengalaman tugas pencegahan pandemi kepada dunia, namun juga turut menunjukkan semangat dan kebulatan tekad “Taiwan can help, and Taiwan is helping”.