(Taiwan, ROC) -- Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) pada hari Sabtu (2/5) mengumumkan penambahan baru 3 kasus terinfeksi COVID-19 yang berasal dari warga yang pulang dari luar negeri, dengan penambahan hari ini berarti Taiwan tidak dapat meneruskan nol kasus selama 7 hari berturut-turut, meskipun selama 20 hari berturut tidak ada penularan dalam negeri.
Kasus COVID-19 di Taiwan total ada 432 kasus terbagi atas 346 kasus terinfeksi dari luar negeri, 55 kasus terinfeksi dari dalam negeri dan 31 kasus dari armada misi persahabatan, 6 orang meninggal dunia dan 324 orang dinyatakan sembuh dan bebas dari karantina, sementara yang lainnya masih dalam isolasi di rumah sakit.
Ketua CECC yang sekaligus adalah Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW), Chen Shih-chung menguraikan, untuk penambahan 3 kasus hari ini, kasus ke-430 adalah pasien perempuan berusia 60-an tahun yang melakukan perjalanan wisata ke Australia pada tanggal 22 Februari 2020, sempat ke Jepang pada tanggal 24 Maret, sejak tanggal 9 April sempat beberapa kali timbul gejala demam, batuk, muntah dan lainnya, setibanya di Taiwan pada tanggal 30 April sang pasien memberitahukan situasinya pada petugas di bandara dan langsung melakukan tes, hasil tes yang dikeluarkan hari ini dinyatakan positif terinfeksi.
Pada kasus ke-431 dan ke-432 adalah pasangan suami istri berusia 30 an dan 40 an tahun yang untuk kepentingan kerja berangkat ke Senegal tanggal 11 Februari, timbul gejala seluruh tubuh tidak ada tenaga, batuk dan lainnya pada tanggal 26 – 27 April, dua orang ini kembali pulang ke Taiwan pada tanggal 1 Mei 2020, berhubung ada gejala batuk untuk itu pihak petugas kesehatan di bandara langsung menghantarnya untuk pemeriksaan dan hasil yang keluar hari ini positif terinfeksi.
Chen Shih-chung menyampaikan, kedua pasangan suami istri yang disebutkan tadi pulang bersama 2 anaknya, untuk itu mereka juga diperiksa, karena hasilnya negatif maka mereka diminta untuk menjalankan isolasi rumah.
Chen Shih-chung lebih lanjut mengemukakan, mengenai kasus armada misi persahabatan, hingga saat ini orang dalam pengawasan ada 1.995 orang yang memiliki kontak langsung, diantaranya 584 orang sedang menjalani karantina di rumah, 482 orang sudah diskrining, 478 orang dinyatakan negatif dan selebihnya ada 1.411 orang sedang menjalani swakontrol kesehatan.
Sementara untuk pesawat yang membawa pulang 460 warga Taiwan dari Hubei, Daratan Tiongkok pada tanggal 20 dan 21 April 2020 lalu, ada 2 orang dalam pengobatan bersama 2 orang yang menemani sedangkan yang lainnya masih dalam pengawasan kesehatan ketat.