(Taiwan, ROC) – Sehubungan dengan munculnya isu adanya upaya peretasan situs milik Pusat Pengontrolan Penyakit Menular Taiwan atau CDC, Kepala Dewan Keamaman Nasional atau NSB Chiu Kuo-cheng pada hari Kamis tanggal 30 April menyampaikan jika pihaknya tetah memiliki laporan data terkait, dan menegaskan jika ada hal yang telah mempengaruhi jalannya keberlangsungan keamanan nasional, maka pihak NSB akan melakukan pemantauan lebih cermat dan tegas. Berkenaan dengan mengalirnya isu lain yakni dirinya berkemungkinan menjabat di Kementerian Pertahanan dan Keamanan, Chiu Kuo-cheng menyebutkan jika hal tersebut adalah kontroversi.
Dalam kondisi pandemi COVID-19 yang tengah merebak di dunia, tersebar isu jika ada email dan kata sandi milik 68 orang pegawai CDC yang dibajak oleh pihak luar, bahkan juga ada informasi yang menyebutkan jika situs NTU Hospital juga sempat mengalami upaya peretasan dari pihak luar, khususnya yang berkenaan dengan data informasi kesehatan milik Presiden Tsai Ing-wen, namun untungnya tidak berhasil.
Chiu Kuo-cheng pada tanggal 30 April sebelum mengikuti rapat interpelasi di Yuan Legislatif, sempat menerima wawancara, dan menyampaikan bahwa berkenaan dengan berbagai kondisi yang terjadi, pihak NSB telah mengengam data informasi terkait.
Chiu Kuo-cheng mengatakan, “Semua data informasi ini adalah bagian dari tugas kewajiban kami, namun tidak dapat kami umumkan kepada pihak luar, yang dapat dipastikan adalah pihak NSB bertanggung jawab atas keamanan nasional negara, sebegitu adanya gangguan terhadap pertahanan dan keamanan nasional, maka kami akan melakukan pemantauan dengan sangat cermat.”
Selain itu, berkenaan dengan adanya penataan sumber daya manusia setelah inaugurasi Presiden Tsai Ing-wen pada tanggal 20 Mei mendatang, dan menyebutkan jika Chiou Kuo-cheng akan menjabat di Kementerian Pertahanan dan Keamanan, namun hal ini dijawab sebagai isu yang kontroversial.