History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Anggota Legislator Taiwan Menyumbangkan 2.300 Pakaian Pelindung ke Osaka Jepang

  • 28 April, 2020
  • 尤繼富
Anggota Legislator Taiwan Menyumbangkan 2.300 Pakaian Pelindung ke Osaka Jepang
Anggota Legislator Taiwan Menyumbangkan 2.300 Pakaian Pelindung ke Osaka Jepang

(Taiwan, ROC) --- Situasi pengendalian epidemi di Taiwan terus mengalami kemajuan. CECC (Pusat Komando Epidemi Sentral) melaporkan, selama 15 hari belakangan tidak ada kasus warga positif COVID-19 yang tertular di dalam negeri. Namun demikian, hal tersebut bertolak belakang dengan situasi di Jepang. Kondisi penularan virus Corona di Negeri Matahari Terbit dilaporkan belum membaik, apalagi pasokan Alat Perlindungan Diri (APD) setempat dikabarkan mulai berkurang. Anggota legislator Partai Progresif Demokratik (DPP) yang sekaligus menjabat Ketua Asosiasi Parlemen Asia Timur, Kuo Kuo-wen (郭國文) bersama dengan anggota legislator lainnya, yakni Chou Chun-mi (周春米) dan Ho Chih-wei (何志偉), meluncurkan bantuan kemanusiaan.

Kuo Kuo-wen menuturkan, mereka telah mengumpulkan sumbangan berupa 2.300 pakaian pelindung medis, yang telah didonasikan ke pemerintah Osaka di Jepang pada tanggal 27 April 2020. Diperkirakan, sumbangan tersebut akan sampai di Osaka pada dua hari kemudian.

Kuo Kuo-wen mengatakan, "Osaka merupakan kawasan besar di Jepang yang sering melontarkan permintaan bantuan akan sumber daya APD. Melalui berita di surat kabar, kita sering melihat tim medis setempat yang harus mengenakan plastik pembungkus sampah untuk dijadikan sebagai pakaian pelindung. Berangkat dari jalinan persahabatan antar Jepang dengan Taiwan, kami merasa situasi yang dialami Jepang saat ini, membutuhkan bantuan dari kami untuk memasok fasilitas medis ke Jepang." 

Wakil Kantor Perwakilan Jepang di Taiwan, Shigehiro NISHIUMI hadir dalam konferensi pers mewakili otoritas Negeri Matahari Terbit menyampaikan rasa terima kasih kepada Taiwan.

Shigehiro NISHIUMI mengatakan, “Sumbangan yang diberikan oleh pihak Taiwan harus disyukuri, mengingat kondisi internal Taiwan juga memiliki kesulitan tersendiri. Namun demikian, Taiwan tetap memutuskan untuk memberikan bantuannya. Hal ini mencerminkan rasa persahabatan sejati yang saling membantu di kala situasi susah melanda.”

Kuo Kuo-wen menambahkan, bantuan yang disumbangkan kali ini merupakan gelombang pertama dan akan berharap dapat dirasakan oleh pihak yang membutuhkan. Para anggota asosiasi juga akan terus mengerahkan bantuan berikutnya untuk membantu tim medis Jepang dan negara-negara sahabat lainnya.

Komentar

Terbarumore