History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Tiga Prosedur Penanggulangan COVID-19, “Lockdown” Adalah Fase Terakhir

  • 21 April, 2020
  • 尤繼富
Tiga Prosedur Penanggulangan COVID-19, “Lockdown” Adalah Fase Terakhir
Tiga Prosedur Penanggulangan COVID-19, “Lockdown” Adalah Fase Terakhir 圖:CNA

(Taiwan, ROC) --- Di tengah merebaknya virus korona saat ini, Pusat Komando Epidemi Sentral Taiwan (CECC) tengah mencanangkan 3 prosedur persiapan dalam menekan penularan di dalam negeri. Pertama adalah periode transisi, kedua adalah masa siaga, ketiga adalah periode pengontrolan dan terakhir adalah "lockdown". CECC menyampaikan, hal-hal tersebut akan melalui proses pembahasan terlebih dahulu dengan pemerintah di daerah. Dan saat ini Taiwan masih berada di awal fase pertama periode transisi.

Pada tanggal 20 April 2020, pemerintah Kota New Taipei menggelar simulasi visual, guna mempersiapkan penerapan "lockdown" di masa mendatang. Pemerintah Kota Taipei juga menyampaikan, jika infeksi wabah COVID-19 di dalam negeri kian parah, maka pihaknya akan segera membahas dengan pemerintah pusat. Komando CECC, Chen Shih-chung menyampaikan, pihaknya telah mempersiapkan 3 prosedur dan akan segera dibahas dengan pemerintah di daerah.

Chen Shih-chung mengatakan, perencanaan tiga prosedur tersebut juga telah dimusyawarahkan dengan otoritas kompeten dari pihak kementerian di pemerintah pusat, serta telah dicanangkan protokol terkait lainnya. Setelahnya, akan dikoordinasikan terlebih dahulu, sebelum dibawa ke pemerintah daerah untuk dilakukan rapat kelayakan.

Chuang Jen-hsiang (莊人祥) menyampaikan, periode transisi mengacu pada munculnya infeksi penularan sporadis di tengah masyarakat. Otoritas terkait juga sudah meningkatkan kebijakan untuk mengendalikan angka penularan, terutama di tempat-tempat umum. Untuk saat ini, Taiwan masih berada di tahap  transisi, sebagian besar langkah penanggulangan masih bersifat persuasif. Hingga saat ini, protokol pembatasan hanya diterapkan di sektor perhotelan dan bisnis hiburan "lantai dansa".

Tahap kedua adalah periode siaga, yang mana akan mengacu pada terdapatnya 3 lebih kasus yang tertular di tengah masyarakat dalam periode satu minggu. Atau dalam satu hari terdapat lebih dari 10 kasus yang tidak diketahui sumber penularannya. Chuang Jen-hsiang menyampaikan, dalam fase kedua ini langkah-langkah penanggulangan akan diterapkan lebih sigap, misal dengan melakukan "rapid test" terhadap lingkungan yang dicurigai telah tertular, serta meningkatkan pembatasan aktivitas dan menutup beberapa fasilitas umum. Di samping itu, otoritas yang telah ditunjuk juga akan menggelar "rapid test" secara masif dan memperketat strategi penanggulangan wabah terkait lainnya.

Fase ketiga adalah periode pengontrolan yang mengacu pada meningkatnya jumlah warga positif COVID-19 secara drastis dan total kasus yang tidak diketahui sumber penularannya juga meningkat secara tak terduga. Chuang Jen-hsiang menambahkan, di tahap ini akan diterapkan proses blokade di titik atau wilayah tertentu dan melarang warga untuk melakukan perjalanan wisata di dalam negeri.

Komentar

Terbarumore