(Taiwan, ROC) Kasus terinfeksi COVID-19 ditemukan di “Armada Persahabatan” kapal Panshih, Kepala Urusan Pengembangan Asia Pasifik, Kementerian Luar Negeri Ger Bau-shuan(葛葆萱) saat sidang Yuan Legislatif menyampaikan, pihaknya dalam kesempatan pertama memberitahu informasi ini kepada Presiden dan Menkes Palau, agar pemerintah setempat dapat mengambil langkah pemeriksaan skrinning. Ger Bau-shuan mengemukakan, pihaknya pada tanggal 9 April telah menempatkan ruang pemeriksaan skrining di Palau yang berkemampuan memeriksa lebih dari 1.000 orang, sementara ini telah melakukan skrining terhadap lebih dari 30 orang yang terdiri dari tim medis, bea cukai dan polisi, dengan hasil sementara ada tidak ada yang terinfeksi, selanjutnya dari pihak Kemenkes Palau merencanakan akan melakukan pemeriksaan skrining skala besar.
Pengiriman perangkat untuk tes skrining dilengkapi dengan 2 tenaga medis yang bertugas melatih petugas lokal, sehubungan dengan hal ini ada anggota legislator yang memberi saran sebaiknya mengirimkan tim medis Taiwan, Wamenlu Hsu Szu-chien(徐斯儉) menjawab, terkait hal ini akan bernegosiasi dengan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan(MOHW).
Wamenlu Hsu Szu-chien(徐斯儉) mengatakan, “Beruntung sekali Taiwan mengirimkan beberapa perangkat ini ke sana, mereka dapat melakukan pemeriksaan secara lokal, jika tidak maka hasil pengambilan akan dikirim ke RS Shin Kong untuk diperiksa, namun sekarang di sana sudah berkemampuan untuk melakukan skrining, beruntung sekali sebelumnya kami sudah mengirimkan bantuan berupa perangkat medis ini.”
Wamenhan Chang Che-ping (張哲平) pada hari Senin ini sebelum sidang interpelasi menyampaikan kepada media bahwa, berkaitan dengan masyarakat luar yang meragukan latihan militer Hankuang yang dapat ditunda, mengapa pelatihan Armada Persahabatan tetap berjalan? Apakah diplomasi mendapat tekanan? Chang Che-ping mengatakan, ini merupakan pelatihan rutin yang penting diadakan setiap tahun, agar kader dapat mengintegrasikan antara teori dan praktik, secara nyata mempromosikan kewibawaan nasional, berperan dalam fungsi menjalin persahabatan, sebelumnya telah dievaluasi dan disesuaikan.
Chang Che-ping mengatakan, “Pada awalnya kami berdasarkan petunjuk dari CECC, pada masa awal kami ke sana, sebelumnya kami lakukan pengevaluasian sesuai standar aturan, tempat yang kami kunjungi, jika negara tersebut mencatat 1 kasus terinfeksi maka kami tidak akan mendarat, kemudian perwira yang ikut bertugas, jika diragukan kesehatannya maka akan membatalkan tugas ini.”
Chang Che-ping menekankan, Kemenhan mengambil sikap patuh terhadap petunjuk dari CECC dan berkoordinasi dengan MOHW. Berkaitan dengan “Armada Persahabatan”, apakah berkemungkinan adanya kasus terinfeksi tersembunyi, Chang Che-ping mengatakan, dokter bekerja secara professional dan berdasarkan pemeriksaan tahap awal, sulit untuk menilai secara tepat apakah ada kondisi tersembunyi, namun CECC telah membentuk tim penyelidik, Kemenhan juga akan membentuk tim kerja, dan bersikap kooperatif untuk pemeriksaan lebih lanjut.