History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

MOFA: Akan Menyumbangkan 1,3 Juta Helai Masker Mulut ke Benua Eropa

  • 14 April, 2020
  • 尤繼富
MOFA: Akan Menyumbangkan 1,3 Juta Helai Masker Mulut ke Benua Eropa
MOFA: Akan Menyumbangkan 1,3 Juta Helai Masker Mulut ke Benua Eropa

(Taiwan, ROC) --- Kementerian Luar Negeri Taiwan (MOFA) mengumumkan akan kembali meluncurkan program bantuan kemanusiaan gelombang kedua, dengan menyumbangkan produk masker mulut ke negara-negara yang terdampak parah akibat virus korona. Dalam pengumuman yang dirilis pada tanggal 9 April 2020 kemarin, MOFA menambahkan akan mendonasikan masker mulut ke negara-negara Uni Eropa, seperti kawasan Eropa Tengah dan Eropa Timur.

Wakil Direktur Kantor Urusan Benua Eropa MOFA, Chen Yung-shao (陳詠韶), menyampaikan, bahwa negara-negara tersebut sebelumnya juga pernah meminta bantuan kepada otoritas Taiwan. Menyikapi hal tersebut, instansi terkait akan segera memberikan bantuannya, dengan mengirimkan produk masker mulut.

Chen Yung-shao mengatakan, “Hal ini termasuk kawasan Eropa Utara, misal Swedia dan Denmark. Kemudian Eropa Tengah, misal Austria, Slovakia dan Slovenia. Selain itu, juga ada negara-negara Eropa Utara yang dilalui dengan jalur transportasi Laut Baltik. Secara garis besar, untuk wilayah Benua Eropa akan terbagi dalam 3 tahapan, dengan total 8 negara dan 1,3 juta helai masker mulut.”

Chen Yung-shao menyampaikan, MOFA akan segera menggelar pembahasan dengan instansi dalam negeri terkait untuk membahas rencana pengiriman yang layak dan cepat. Ia menekankan, bantuan kemanusiaan yang dikerahkan Taiwan, juga berdasar atas prinsip “Taiwan Can Help”. Hal ini juga menjadi pembuktian bagi warga dunia akan semangat dan rasa cinta kasih warga Taiwan terhadap situasi yang tengah menimpa komunitas global.

Selain itu, majalah Amerika Serikat, Forbes, mencantumkan daftar pemimpin perempuan dunia yang dianggap paling berhasil memerangi penyebaran COVID-19. Dalam situs mereka, terpajang foto Presiden Tsai Ing-wen yang dianggap memiliki respons tercepat dalam menanggapi penyebaran wabah. Selain itu, daftar tersebut juga menyertakan nama pemimpin lainnya, misal Perdana Menteri Menteri Jerman, Islandia, Selandia Baru dan Denmark. Artikel yang diunggah di situs resmi Forbes tersebut, juga secara khusus memperkenalkan sosok Tsai Ing-wen. Pemerintahan Taiwan yang kini  dipimpin oleh Tsai Ing-wen dianggap memiliki kinerja yang sigap dalam memerangi virus korona.

Saat wabah COVID-19 mulai merebak di awal bulan Januari, Presiden Tsai Ing-wen secara khusus merilis 124 langkah, guna menekan penyebaran wabah tersebut.  Presiden Tsai juga juga tidak menerapkan prosedur “lockdown”, seperti yang diberlakukan oleh banyak negara. Taiwan juga diketahui telah menyumbangkan 10 juta masker mulut ke negara-negara di dunia yang terdampak parah. Media Negeri Paman Sam, CNN , juga menyebut Tsai Ing-wen sebagai sosok presiden terbaik dunia, yang mampu merespons penyebaran wabah. Hingga hari ini, hanya ada 6 kasus kematian akibat COVID-19 di Taiwan.

Selain Tsai Ing-wen, 6 pemimpin perempuan dunia lainnya adalah Perdana Menteri Jerman Angela Merkel, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, Perdana Menteri Islandia KatrinJakobsdóttir, Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin, Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg dan Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen.

Komentar

Terbarumore