History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Ma Ying-jeou: Pemerintah mencairkan pembekuan PLTN 4 atas pertimbangan kebutuhan tenaga listrik domestik

  • 13 August, 2014
  • Editor
Presiden Ma Ying-jeou: Pemerintah mencairkan pembekuan PLTN 4 atas pertimbangan kebutuhan tenaga listrik domestik
Presiden Ma Ying-jeou menyampaikan kata sambutan dalam pembukaan Forum Tingkat Tinggi atas Prospek Sumber Energi 2014

Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) ke 4 di Taiwan telah untuk sementara dibekukan meski telah menyelesaikan pemeriksaan keamanan, dan masa depannya akan diputuskan oleh rakyat melalui diselenggarakannya referendum, tapi pemerintah berencana mencairkan pembekuan tersebut dalam waktu dekat atas pertimbangan kebutuhan tenaga listrik domestik.

Demikian diungkapkan Presiden Ma Ying-jeou melalui kata sambutan yang disampaikan dalam pembukaan Forum Tingkat Tinggi atas Prospek Sumber Energi 2014 yang diselenggarakan oleh Harian Ekonomi pada hari Rabu (13/8) di Taipei.

Presiden Ma mengemukakan, keputusan tersebut dicapai setelah mempertimbangkan bahwa mayoritas negara di dunia masih memakai tenaga nuklir, misalnya Korea Selatan yang berencana meningkatkan kapasitas penampungan nuklir sebanyak 50% sebelum 2035; sementara negara-negara yang sepenuhnya menghentikan penggunaan tenaga nuklir, seperti Jepang pasca bencana nuklir Fukuoka, menderita kemunduran dalam perkembangan ekonomi.

Ma menguraikan, Taiwan sangat bergantung pada perubahan sumber energi internasional, pembangkit listrik tenaga api yang memakai batu bara sebagai sumber tenaga sekarang mendominasi 38,4% dari suplai listrik total, tapi kelak, setelah dihentikannya penggunaan PLTN 1, 2 dan 3, bagaimana mempertahankan keseimbangan kebutuhan dan suplai tenaga listrik akan menjadi tantangan berat yang dihadapi Taiwan.

Atas semua pertimbangan tadi, tegas kepala negara, mempertahankan pertumbuhan nol bagi sumber tenaga listrik adalah gagasan yang tidak pragmatis.

Presiden Ma mengatakan, “Selain itu, terpengaruh oleh revisi struktur perindustrian, pertumbuhan ekonomi dan terus ditingkatkannya standar kehidupan, dan juga kebutuhan perubahan ikim global, kami prakirakan kebutuhan listrik akan naik terus di masa depan. Ada orang menggagaskan pertumbuhan nol bagi sumber tenaga listrik, tapi saya rasa ini adalah gagasan yang kurang pragmatis.”

Presiden Ma juga menegaskan kembali kepentingan tidak didiskriminasinya setiap sumber energi dan keperluan ditemukannya suatu keseimbangan penggunaan berbagai sumber energi agar efisiensi bisa ditingkatkan, modal bisa dikurangi, emisi karbon bisa terkontrol, sementara kemandirian dan variasi sumber energi juga bisa terjaga.

Komentar

Terbarumore