History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Komunitas Pelajar Asia Tenggara di Taiwan Turut Ikut dalam Tugas Pencegahan Penularan COVID-19

  • 11 April, 2020
  • 譚雲福
Komunitas Pelajar Asia Tenggara di Taiwan Turut Ikut dalam Tugas Pencegahan Penularan COVID-19
Komunitas Pelajar Asia Tenggara di Taiwan Turut Ikut dalam Tugas Pencegahan Penularan COVID-19

        (Taiwan, ROC) – Berkenaan dengan dibukanya kelas pembelajaran khusus bagi para pelajar asal negara-negara Asia Tenggara di beberapa universitas di Taiwan, Dewan Urusan Perantauan Tionghoa beberapa hari sebelumnya melakukan kunjungan ke kampus untuk memberikan pengarahan akan tugas pencegahan COVID-19, yang tentu saja mendapat apresiasi dari semua pelajar yang ada. SMA Kejuruan Cheng Kung Taoyuan bekerja sama dengan University of Technology, membuka kelas pembelajaran bagi para pelajar perantauan, yang diberi nama program “3+4 kelas khusus kejuruan pelajar perantauan Tionghoa”. Lunghwa University of Science and Technology atau LHU, pada hari Jumat tanggal 10 April menyampaikan bahwa pihak sekolahnya memiliki kelas jurusan bidang teknik permesinan, pariwisata dan lain sebagainya, sebanyak 4 jurusan, dengan total jumlah pelajar sebanyak 149 orang, yang mana 90% di antaranya berasal dari Vietnam, dan selebihnya adalah pelajar asal Malaysia, Myanmar, Thailand, Indonesia dan Filipina.

        Guna turut mencegah penularan di dalam lingkungan kampus, pihak sekolah juga telah memberikan bimbingan bagaimana cara membeli masker via online atau langsung bisa mendatangi apotek yang resmi. Pihak LHU melakukan pembelajaran via online bagi para pelajar. Rektor LHU, Chang Po-lun menjelaskan bahwa para pelajar yang sekolah di LHU, mulai menggunakan bahasa Mandarin dalam pembelajaran, sehingga mereka mampu segera mendapatkan informasi berkenaan dengan langkah pencegahan COVID-19.

Chang Po-lun mengatakan, “Karena 3 tahun pertama, mereka belajar di SMA kejuruan, selain itu mereka telah mengikuti ujian bahasa Mandarin, sehingga pada saat mereka mulai kuliah di universitas, maka kemampuan bahasa Mandarin mereka termasuk baik, dan sebenarnya kami pun menggunakan bahasa Mandarin sebagai bahasa komunikasi, maka mereka tidak memiliki kesulitan dalam hal mendengar, berbicara ataupun menulis.”

Wakil Kepala Dewan Urusan Perantauan Tionghoa, Kao Chien-chih saat berkunjung ke LHU, juga langsung menemui para pelajar yang ada. LHU menjelaskan bahwa pihak sekolah bekerjasama dengan perusahaan yang mampu memberikan jaminan sanitasi lingkungan tempat tinggal, melakukan pengukuran suhu tubuh dan juga ketat dalam hal kewajiban mengenakan masker.

        Kao Chien-chih menambahkan bahwa tidak sedikit sekolah yang karena memiliki pelajar yang berasal dari negara yang berbeda, maka turut membuat promosi pencegahan pandemi dalam berbagai bahasa, berharap dengan demikian mampu mencegah adanya salah informasi, dan memastikan kondisi kesehatan semua pelajar, sekaligus menjadi sebuah bentuk kepedulian pemerintah terhadap para pelajar asing yang datang ke Taiwan.

Komentar

Terbarumore